SURABAYAONLINE.CO, Sampang – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang Tahun 2024 di Saung Kanjar, Desa Kanjar, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang. Kamis (9/2/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiyawan, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Sampang Dapil I, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Torjun, Pj Kepala Desa, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, Tokoh Agama serta Masyarakat di Kecamatan Torjun, Kamis (9/2/2023).
Camat Torjun Saffak menyampaikan bahwa Musrenbang di tingkat Kecamatan digelar sebagai tindak lanjut Musrenbang di tingkat Desa.
“Sengaja kami taruh di lokasi ini karena merupakan salah satu potensi wisata pemancingan yang akan diresmikan dan kedepan bisa dikembangkan untuk menarik minat pengunjung, Tema dalam Musrenbang yaitu “Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan serta pembangunan ekonomi berkelanjutan menuju Sampang Hebat Bermartabat”, “ujarnya.
Pihaknya mengapresiasi momentum empat tahun kepemimpinan Bupati dan Wabup Sampang yang penuh dengan program dan pencapaian yang positif.
“Terimakasih karena banyak program positif yang direalisasikan di Kecamatan Torjun salah satunya muara Jalan Lingkar Selatan yang tentunya akan membawa dampak positif kedepan,” tuturnya.
Selain itu, di tahun depan juga akan dibangun Rumah Sakit di Kecamatan Torjun sebagai relokasi dari RSUD dr. Mohammad Zyn.
Pihaknya juga akan menggali potensi-potensi di Desa salah satunya akan mengembangkan potensi wisata Goa Gentong di Desa Kara.
“Kami siap mensukseskan program Bupati dan Wabup Sampang untuk terwujudnya visi Hebat Bermartabat,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Sampang Iwan Efendi mengapresiasi langkah Bupati dan Wabup Sampang yang telah menorehkan banyak program dan pencapaian positif selama kepemimpinannya.
“Disaat kondisi keuangan daerah yang kronis seperti ini dibutuhkan kebijakan yang tidak hanya normatif akan tetapi juga progresif,” ucapnya.
Menurutnya banyak gebrakan yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sampang seperti halnya program betonisasi yang anggarannya sangat besar.
“Betonisasi jalan merupakan gebrakan yang luar biasa, walaupun secara anggaran membengkak akan tetapi dampaknya betul-betul dirasakan karena strukturnya tidak mudah rusak,” ujarnya.
Selain itu, prestasi lainnya yaitu Capaian Opini WTP berturut-turut di masa kepemimpinan Bupati dan Wabup Sampang serta keluarnya seluruh desa dari status Desa Tertinggal.
Sementara itu, Bupati Sampang.Slamet Junaidi menjelaskan bahwa Musrenbang di tingkat Kecamatan perlu digelar untuk meneruskan Musrenbang yang digelar di tingkat desa.
“Dalam Musrenbang diputuskan program skala prioritas, dan menyelaraskan program serta membangun suatu kesepahaman antara eksekutif dan legislatif,” tuturnya.
Kehadirannya dalam kegiatan Musrenbang untuk mengetahui secara langsung usulan dari masyarakat sehingga program yang akan direalisasikan betul-betul berdasarkan manfaatnya.
Bupati yang akrab disapa Aba Idi tersebut menyatakan bahwa program UHC dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terbukti dengan meningkatnya pasien di fasilitas kesehatan.
“Dulu masyarakat takut berobat karena biayanya mahal, sekarang sudah tidak perlu lagi khawatir karena dicover UHC sehingga banyak masyarakat berbondong-bondong berobat ke fasilitas kesehatan daerah,” tukasnya.
Dirinya juga mengapresiasikan langkah Pemerintah Desa Kanjar yang menginisiasi terbangunnya Saung sebagai objek wisata pemancingan.
“Potensi desa harus digali, kembangkan dan hasilkan PADES ( Pendapatan Asli Desa )sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Rampungnya pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) menurutnya akan membawa dampak positif untuk masyarakat sekitar utamanya di Kecamatan Torjun sebagai upaya perluasan wilayah perkotaan.
“Selain JLS, kami juga akan membangun Rumah Sakit yang megah di Kecamatan Torjun, jangan pernah takut melangkah selama itu untuk kebaikan,” tutupnya. (NSH)

