SURON.CO, Jember – Sejak kepemimpinan Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Wabup Firjaun Barlaman, UMKM telah menjadi salah satu ujung tombak perekonomian Jember. Walaupun perputarannya kecil. Namun, terbukti mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan selama dua tahun terakhir.
Bupati Hendy mengungkapkan, bergeraknya UMKM di Jember menjadi salah satu modal awal kemajuan Kota Suwar-suwir. Sebab, masyarakat sudah mandiri secara ekonomi. Bahkan berpotensi menjadi usaha yang lebih besar lagi. “UMKM ini nanti bisa berkembang lebih besar dan akan berdampak pada penurunan angka pengangguran,” jelasnya.
Oleh karena itu, pembinaan dan peningkatan UMKM melalui produk lokal sangat penting dilakukan. Tentu dengan mengikuti perkembangan digitalisasi yang bisa diterapkan dalam UMKM secara berkelanjutan. Dengan tujuan menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus mempermudah pengembangan usaha.
Tak cukup sampai di situ, orang nomor satu di Jember itu melanjutkan, perlu adanya speed up dengan bentuk dukungan pelatihan-pelatihan. Seperti marketing, pengelolaan keuangan, juga aplikasi yang gratis. “Pelaku UMKM harus mampu mengembangkan usahanya, agar tidak jalan di tempat,” imbuhnya.
Dengan demikian, Pemkab Jember akan memberikan treatment dan ruang agar pelaku UMKM di Jember mampu melesat. Bahkan tidak tertutup kemungkinan pelaku usaha toko kelontong juga bakal dilibatkan. Sebab, mereka juga salah satu bagian kekuatan ekonomi besar di Bumi Pandalungan ini.
Seperti yang sudah diketahui, Jember saat ini sudah memiliki Gedung Nusantara yang bakal menjadi pusat pengembangan UMKM. Di sana nantinya pelaku UMKM bakal dilatih untuk melakukan marketing hingga strategi pengembangan usaha oleh mentor yang sudah ahli. Tentunya juga akan dibantu pemasaran yang luas. (*)

