iniSO.co – Produk nasabah PT BPR Jatim (Perseroda) atau Bank UMKM Jawa Timur mulai menembus pasar di luar Jawa Timur hingga pasar internasional. Salah satunya Desa Wisata Jambu, Kabupaten Kediri, yang memperoleh komitmen transaksi senilai Rp500 juta untuk ekspor entres alpukat ke Arab Saudi.
Komitmen tersebut diperoleh dalam Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Arab Saudi yang berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, 24 September 2026.
Desa Wisata Jambu yang dikelola Agus Joko Susilo merupakan nasabah Kredit Prokesra Bank UMKM Jatim. Selain mengembangkan destinasi wisata pedesaan, usaha tersebut menyediakan berbagai bibit tanaman buah unggul, seperti alpukat, kelengkeng, dan durian.
“Alhamdulilah, alpukat kami ternyata diminati,” kata Agus.
Dalam misi dagang tersebut, Bank UMKM Jatim membawa dua nasabah unggulan, yakni Bibit Unggul Blitar dan Desa Wisata Jambu Kabupaten Kediri. Selain memperoleh komitmen ekspor entres alpukat, kedua nasabah juga mendapat penawaran untuk memasok produk ke Lulu Hypermarket di Jeddah.
Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Arab Saudi tersebut mencatat potensi transaksi sebesar Rp6,716 triliun. Komitmen ekspor senilai Rp500 juta dari Desa Wisata Jambu menjadi salah satu peluang perdagangan yang diperoleh nasabah binaan Bank UMKM Jatim.
Direktur Utama PT BPR Jatim (Perseroda) Irwan Eka Wijaya mengatakan, keikutsertaan nasabah dalam misi dagang merupakan bagian dari upaya Bank UMKM Jatim memperluas dukungan terhadap pengembangan usaha.
Menurutnya, pembiayaan menjadi salah satu fondasi pengembangan UMKM. Namun, pelaku usaha juga membutuhkan akses pasar, jejaring bisnis, serta peluang bertemu buyer.
“Bank UMKM Jatim ingin memberikan dukungan yang lebih luas kepada nasabah. Pembiayaan merupakan salah satu fondasi, tetapi kami juga ingin mendorong nasabah agar dapat berkembang, memperluas jejaring, dan menemukan peluang pasar baru, termasuk pasar internasional,” ujar Irwan.
Ia menambahkan, keberadaan Bibit Unggul Blitar dan Desa Wisata Jambu dalam misi dagang menunjukkan beragamnya potensi usaha yang dimiliki pelaku UMKM Jawa Timur.
“Ketika potensi tersebut dipertemukan dengan buyer internasional, maka terbuka peluang untuk meningkatkan skala usaha sekaligus mendorong produk Jawa Timur masuk ke pasar global,” katanya.
Perluasan pasar yang dilakukan Bank UMKM Jatim tidak berhenti di Arab Saudi. Lima hari setelah agenda di Jeddah, bank tersebut kembali membawa nasabah binaannya dalam Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Sumatera Utara di Medan, 29 September 2026.
Dalam agenda tersebut, Bank UMKM Jatim membawa produk buah naga asal Banyuwangi yang dikelola Teguh Budi Santoso melalui Karunia Buah serta produk UD Fajar Hidroponik Farm asal Tulungagung yang dipimpin Vicky Fajar Ibrahim.
Produk hortikultura Jawa Timur tersebut mendapat perhatian dari pengunjung, salah satunya melon putih yang dinilai masih jarang ditemui di Medan.
Minat tersebut bahkan menarik perhatian sejumlah distributor buah di Medan. Mereka meminta kontak petani untuk menjajaki peluang kerja sama bisnis dan distribusi lebih lanjut.
“Semoga melon putih kami bisa diterima di Medan dan wilayah Sumatera Utara lainnya,” kata Vicky Ibrahim.
Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Sumatera Utara mencatat transaksi perdagangan sebesar Rp2,843 triliun. Nilai tersebut terdiri atas penjualan produk Jawa Timur ke Sumatera Utara sebesar Rp2,721 triliun dan pembelian produk Sumatera Utara oleh pelaku usaha Jawa Timur senilai Rp121,592 miliar.
Irwan mengatakan, keikutsertaan nasabah dalam misi dagang menjadi sarana mempertemukan pelaku UMKM binaan dengan buyer, distributor, dan calon mitra usaha dari wilayah yang lebih luas.
“Melalui ajang misi dagang seperti di Sumatera Utara ini, kami ingin memastikan produk-produk unggulan nasabah binaan Bank UMKM Jatim tidak hanya tumbuh di kandang sendiri, tetapi juga mampu merambah pasar regional yang lebih luas dan bernilai ekonomi,” ujarnya.
Dengan agenda tersebut, akses pasar nasabah Bank UMKM Jatim kini mencakup peluang ekspor ke Arab Saudi sekaligus penjajakan distribusi produk Jawa Timur ke pasar Sumatera Utara.

