Melihat Lebih Dekat Resta Pendopo KM 456 (3)
SURON.CO, Surabaya – Resta Pendopo KM 456 menyajikan pengalaman baru dan berbeda dengan rest area lainnya. Hal ini juga dialami oleh Riza Rachmadi, 52 tahun. Pria yang kerap melewati Tol Trans Jawa ini sering memanfaatkan rest area ini. Entah untuk istirahat sejenak, mengisi perut yang keroncongan, salat, maupun ke toilet.
“Sangat berbeda sekali dengan rest area lainnya. Kita seakan dimanjakan dengan fasilitas-fasilitas yang ada,” ungkap pria asal Blitar, Jawa Timur ini.
Riza yang menjadi pengusaha UMKM laundry memang kerap mondar-mandir Jalan Tol Trans Jawa. Ia biasanya dari Blitar menuju ke Semarang karena ada usahanya di Kota Lumpia ini. Saat ini ia berkolaborasi dengan temannya menjajal peruntungan di sana.
Menurutnya, di saat ia butuh makanan atau kudapan, dia tak perlu keluar jalan tol. Dengan demikian, ongkosnya lebih hemat. Apalagi, beragam UMKM makanan yang ada di Resta Pendopo KM 456 ini. “Makanan apa saja ada di sini. Kebetulan lidah saya suka makanan Jawa. Jadi sudah cocok di sini. Apalagi, harganya juga nggak mahal. Ramah di kantong pokoknya,” ucapnya.
Resta Pendopo KM 456 memang menyediakan pedagang UMKM makanan maupun yang lainnya. Ada Jago, Sate Sapi Suruh, Ayam Goreng Bu Toha, Srabi Notosmuan, dan Singkong Keju D-9. Sedangkan untuk tenant retail hadir nama-nama besar, seperti Starbucks, Solaria, Tong Tji Tea House, Thee Kultur, dan Istana Mie, Puma Outlet, Levi’s, serta yang terbaru adalah Manzone.

Menurut Presiden Direktur PT Astari Marga Sarana Michael Atmoko, yang mengelola Resta Pendopo KM 456, terjun di dunia rest area di jalan tol memang cukup menjanjikan. “Apalagi kita berikan pengalaman yang berbeda bagi konsumen,” ungkapnya saat wawancara dengan media ini.
“Kita memang ambil bench marking-nya dengan luar negeri. Jadi rest area itu ada tempat shopping-nya, ada outlet-outletnya, ada tempat makannya. Selain fasiitas-fasilitas pada umumnya, seperti tempat parkir, toilet, masjid, lift, maupun klinik kesehatan,” kata Michael Atmoko.
Yang tak kalah pentingnya, PT Astari Marga Sarana juga menghadirkan ratusan pelaku UMKM yang menjadi tenant di Resta Pendopo KM 456 ini. “Ada 170 UMKM yang ada di sini,” kata Presiden Direktur Astra Property Djap Tet Fa, yang membangun Resta Pendopo KM 456 ini.
Pemberdayaan UMKM memang sangat penting di Resta Pendopo KM 456 ini. Mereka juga dikurasi oleh pengelola rest area agar terus menjaga kualitasnya. Selain itu, para UMKM ini juga diberikan pelatihan dan edukasi secara berkala.
“Kami serius membina UMKM di sini. Oleh karena itu, selalu kita improve supaya usaha mereka berkembang. Setidaknya mereka bisa naik kelas,” tukas Michael Atmoko.
Hal ini juga diungkapkan Djap Tet Fa. Menurutnya, kurasi sangat penting bagi UMKM, karena pengelola menjaga kualitas barang-barang yang dijual, menjaga kualitas rasa masakan, higienitas, maupun deferensiasi jualan. Sehingga barang yang dijual tidak sama dengan yang lain.(*/bersambung)

