Minke.id – Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian lokal. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak seluruh masyarakat untuk melarisi dagangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah setempat.
Ajakan ini disampaikan secara langsung oleh Ning Ita — sapaan akrab Wali Kota Mojokerto — saat melakukan kegiatan “Sambang UMKM” pada Rabu (2/7) malam. Dalam kegiatan tersebut, ia mengunjungi dua pelaku UMKM di Kelurahan Wates, yakni Aneka Sambelan “Belut Gelut” dan “Rumah Rolan” yang memproduksi jus kesehatan dan sayuran segar.
“UMKM adalah kekuatan ekonomi lokal yang sangat penting. Mereka bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tapi juga menjaga perputaran ekonomi di tengah masyarakat. Kalau kita semua ikut melarisi dagangan UMKM, maka kita ikut membantu mereka berkembang,” ujar Ning Ita.
Dalam kunjungannya, Ning Ita tidak hanya melihat proses produksi tetapi juga mendengarkan langsung tantangan dan kebutuhan para pelaku UMKM. Pemerintah Kota Mojokerto, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan, mulai dari pelatihan, kemudahan perizinan, hingga promosi produk.
“Saya ingin memastikan para pelaku UMKM mendapat perhatian penuh dari pemerintah. Mereka adalah pahlawan ekonomi kita,” tambahnya.
Sebagai bentuk nyata dalam mendukung ekonomi kerakyatan, Wali Kota Mojokerto juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Mojokerto untuk berbelanja di pasar tradisional dan membeli produk UMKM lokal.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat terhadap produk lokal sekaligus menghidupkan pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat.
Program “Sambang UMKM” menjadi jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha kecil untuk membangun ekosistem usaha yang lebih sehat dan berdaya saing. Ning Ita juga mendorong para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperhatikan kemasan, dan menjaga kebersihan demi menarik konsumen lebih luas.
“Produk lokal Mojokerto punya potensi besar. Dengan sedikit inovasi dan peningkatan kualitas, mereka bisa bersaing di tingkat regional bahkan nasional,” pungkas Ning Ita.

