iniSO.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya siap beradaptasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) guna mendorong peningkatan kelas usaha dan daya saing di era digital.
Komitmen tersebut disampaikan Khofifah saat menerima Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (17/4/2026). Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat transformasi digital sektor UMKM di daerah.
“Selaras dengan arahan Presiden, Jawa Timur siap mengimplementasikan berbagai program digitalisasi UMKM dari pemerintah pusat,” ujar Khofifah.
Ia menegaskan, UMKM merupakan penggerak utama ekonomi daerah sehingga perlu didorong untuk memanfaatkan teknologi digital, termasuk AI, dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha.
“Pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan teknologi AI untuk membuka peluang baru, meningkatkan efisiensi, serta memperluas akses pasar,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung kegiatan AIM ASEAN Roadshow Surabaya bertajuk “UMKM Naik Kelas di Era Kecerdasan Buatan (AI)”. Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan guna mempercepat adopsi teknologi di sektor usaha kecil.
Khofifah juga menyoroti pentingnya literasi digital untuk melindungi masyarakat dari risiko penyalahgunaan teknologi, seperti penipuan berbasis AI, sekaligus meningkatkan kemampuan pemasaran digital UMKM.
Selain itu, ia mendorong keterlibatan talenta Millennial Job Center (MJC) agar mendapatkan peningkatan keterampilan (upskilling) dan mampu mendampingi UMKM dalam penerapan teknologi AI secara aplikatif.
Sementara itu, Tiar N. Karbala menyampaikan bahwa AIM ASEAN Roadshow merupakan program yang digelar di berbagai daerah untuk memperluas pemerataan teknologi digital, termasuk di Jawa Timur.
“Setelah inisiasi Seratus Ribu Sultan Muda di Sumatera Selatan, kini kami hadir di Jawa Timur yang memiliki potensi besar di sektor UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong pemanfaatan AI untuk meningkatkan peluang kewirausahaan dan menciptakan pelaku usaha baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kami optimistis pemanfaatan AI dapat memberikan manfaat instan bagi UMKM, sekaligus melahirkan wirausahawan baru yang siap bersaing di era digital,” katanya.

