iniSO.co – Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi meluncurkan program subsidi bunga nol persen bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mempermudah akses permodalan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Lukman Hakim mengatakan program subsidi bunga nol persen tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM memperoleh akses keuangan yang lebih mudah sekaligus meningkatkan geliat ekonomi masyarakat.
“Harapannya dengan adanya subsidi bunga nol persen ini bisa meningkatkan pertumbuhan perekonomian melalui UMKM,” ujar Lukman Hakim, Senin.
Pemkab Bangkalan menargetkan sekitar 1.000 pelaku UMKM dapat memanfaatkan fasilitas pinjaman tanpa bunga tersebut. Selain memperkuat permodalan usaha, program itu juga diharapkan membuka lapangan pekerjaan baru di tengah masyarakat.
Untuk mendukung pelaksanaan program subsidi bunga nol persen bagi UMKM itu, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bangkalan. Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan Bank UMKM Jawa Timur.
Direktur Bank UMKM Jawa Timur, Irwan Eka Wijaya menjelaskan, penyaluran pinjaman bunga nol persen dilakukan melalui Bank UMKM Jawa Timur dengan tenor pinjaman selama satu tahun.
Pada tahap awal, sebanyak 10 pelaku UMKM menerima bantuan pinjaman secara simbolis. Sementara sekitar 50 pelaku usaha lainnya masih dalam proses pengajuan pinjaman.
Irwan menyebut program subsidi bunga nol persen tersebut menjadi inovasi baru Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan diklaim sebagai program pertama di Jawa Timur yang memberikan pinjaman UMKM tanpa bunga.
“Besaran pinjaman disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan usaha masing-masing pelaku UMKM,” katanya.
Kabupaten Bangkalan juga tercatat sebagai kabupaten kedua di Pulau Madura yang menerapkan subsidi bunga untuk pelaku UMKM. Sebelumnya, program serupa telah diterapkan di Pamekasan sejak 2022 dengan skema bunga satu persen.
Program di Pamekasan tersebut digagas oleh Baddrut Tamam melalui program Wirausaha Baru (WUB) dengan dukungan anggaran awal sebesar Rp15 miliar dari APBD Pemkab Pamekasan.

