iniSO.co – Program Subsidi Bunga 0 Persen UMKM Bangkalan mulai mendapat respons positif dari masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mencatat sedikitnya 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah mengajukan pinjaman modal usaha dan saat ini sedang menjalani proses verifikasi.
Program yang dijalankan bekerja sama dengan PT BPR Jatim (Perseroda) Cabang Bangkalan tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Bangkalan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan, Muhammad Rasuli, mengatakan program subsidi bunga 0 persen dirancang untuk membantu pelaku usaha mendapatkan tambahan modal tanpa terbebani bunga pinjaman.
“Program Subsidi Bunga 0 Persen ini memang kami hadirkan untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan tambahan modal usaha. Kami persilakan masyarakat yang memiliki usaha untuk mengajukan pinjaman. Tidak akan dipersulit selama persyaratan yang ditentukan dipenuhi,” ujar Rasuli.
Menurutnya, kemudahan akses permodalan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Dengan dukungan pembiayaan yang lebih terjangkau, pelaku usaha diharapkan mampu mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta membuka lapangan kerja baru di Kabupaten Bangkalan.
Sementara itu, Pemimpin Cabang PT BPR Jatim (Perseroda) Cabang Bangkalan, Nuzulul Romadhon, mengungkapkan bahwa seluruh pengajuan pinjaman akan melalui tahapan verifikasi untuk memastikan bantuan pembiayaan diberikan kepada pelaku usaha yang memenuhi kriteria.
“Hingga saat ini kami telah melakukan verifikasi terhadap 20 pengajuan pinjaman dari pelaku UMKM. Proses ini akan terus berlanjut seiring bertambahnya permohonan yang masuk,” kata Nuzulul.
Program Subsidi Bunga 0 Persen UMKM Bangkalan dinilai sebagai kebijakan strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sektor usaha mikro yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Selain membantu permodalan, program ini juga diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemkab Bangkalan menargetkan semakin banyak pelaku UMKM memanfaatkan fasilitas tersebut agar dapat meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap semakin banyak UMKM yang berkembang dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah,” pungkas Rasuli.

