iniSO.co – SDN 3 Bangunsari, Kabupaten Ponorogo, menggelar kegiatan edukatif yang memadukan edukasi gizi, kesenian tradisional, dan penghargaan bagi siswa berprestasi pada Kamis (23/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Puluhan siswa berseragam hijau-putih tampak antusias mengikuti rangkaian acara di halaman sekolah. Kegiatan tersebut meliputi edukasi gizi bersama maskot roti, pertunjukan kesenian tradisional Barongan atau Bujang Ganong, serta penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi.
Dalam puncak acara, para siswa berprestasi menerima piala, sertifikat, dan goodie bag ramah lingkungan bertuliskan “I am Paper, Not Plastic.” Pemberian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi siswa sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan.
ASM, Ariz Dewantoro, mengatakan keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi sejumlah brand yang turut mendukung penyelenggaraan acara.
“Kegiatan kali ini bisa sukses berkat kolaborasi dengan brand lain seperti Susu Zee dan Jelly Pudding Seven. Ini membuktikan bahwa ketika brand berkolaborasi untuk pendidikan, pesannya akan lebih mudah diterima anak-anak,” ujar Ariz Dewantoro.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan kegiatan edukatif yang menarik dan mudah dipahami siswa. Melalui pendekatan yang menyenangkan, pesan mengenai pentingnya gizi, prestasi, dan kepedulian lingkungan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ariz juga menegaskan bahwa dukungan tim Marketing Area memiliki peran penting dalam kelancaran kegiatan tersebut.
“Keberhasilan kegiatan ini juga atas support dari tim Marketing Area yang senantiasa aktif dan semangat memberikan support demi kelancaran kegiatan ini. Tanpa tim yang solid di lapangan, acara tidak akan semeriah ini,” lanjutnya.
Sementara itu, RBUM, Deyan Habibie, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak siswa sekolah dasar, khususnya di berbagai daerah.
“Menurut saya, kegiatan seperti ini harus terus dilakukan untuk mengedukasi lebih banyak lagi siswa SD di daerah-daerah. Ini adalah investasi untuk generasi yang lebih sehat dan cinta budaya,” kata Deyan Habibie.
Pihak SDN 3 Bangunsari Ponorogo turut mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara dunia pendidikan dan pihak brand dinilai dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik sekaligus memberikan nilai tambah bagi siswa.
Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan apresiasi atas prestasi yang diraih, tetapi juga memperoleh pengalaman edukatif mengenai pentingnya gizi, pelestarian budaya tradisional, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa sekolah dasar memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan edukatif yang mendukung pembentukan generasi sehat, berprestasi, dan peduli lingkungan.

