SURABAYAONLINE.CO, | GRESIK – Masa transisi new normal pandemi Covid 19 membuat jasa pernikahan mulai bergeliat.
Meski harus dilengkapi dengan protokol kesehatan seperti masker atau face shield, minat masyarakat terhadap gaun pengantin kini mulai tumbuh kembali.
“Ballgown dan kebaya dengan ekor panjang, masih banyak diminati saat pandemi,” kata Zunita Kurniawati, owner Asri Hijab.
Ditemui usai pembukaan Manten Expo 2020 di Icon Mall Gresik, Kamis (27/8), wanita yang sudah belasan tahun menggeluti bisnis jasa pernikahan ini menyebut para pelanggannya di wilayah pantura, Lamongan dan Gresik ini cenderung menyukai dua jenis gaun itu.
“Kalau warna yang paling banyak dipilih yang kalem, terutama warna warna pastel” ucapnya.
Nita sapaan akrabnya mengaku sempat tidak memiliki job sama sekali selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) beberapa waktu lalu
“Alhamdulilah sekarang sudah diperbolehkan ada akad nikah. Di bulan Agustus saja sebagian ada yang boleh melaksanakan pernikahan, ada yang belum boleh,” ucapnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik, A.H Sianaga menyebut meski saat ini Gresik sudah zona oranye ia tetap berpesan agar semua yang terlibat dalam kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Saat ini Kabupaten Gresik zona oranye doakan menuju zona kuning menuju zona hijau. Tetap harus menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (san)

