SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Bupati Dr. Sambari halim Radianto meminta kepala desa,.perangkat serta panitia di Kecamatan Dukun dan Sidayu., yang terlibat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.
“Silakan dipersiapkan syaratnya, dimusyawarahkan batas tanahnya dengan tetangga kanan kiri sebelum diukur dan dipasang patoknya oleh BPN. Pokoknya jangan sampai ada yang merasa dirugikan, setelah diterbitkan sertifikat oleh BPN,,” ujar Bupati Sambaei saat pemantapan Desa Binaan Dalam aksi Trijuang di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Senin (2/11).
Bupati menegaskan, kegiatan PTSL ini adalah program ATR/BPN Gresik yang sangat bermanfaat untuk para pemilih tanah sehingga nantinya tidak akan ada lagi tanah yang hilang.
Kepala BPN Gresik Dr Asep Heri menantang camat, perangkat desa dan panitia pelaksana PTSL di tingkat desa untuk melakukan pengukuran mulai besok sampai akhir bulan November.
“Anda harus sudah menyiapkan segala persyaratannya. Kalau belum siap, silahkan tuntaskan hari ini. Untuk tahap awal pemasangan tanda batas perorangan. Selanjutnya dilaksanakan pemasangan tanda batas wilayah desa. Saya akan hadir sendiri untuk pemasangan tanda batas wilayah,” tandas Asep.
Tentang program PTSL ini, Asep Heri menyatakan pihaknya menyiapkan 50 ribu sertifikat untuk 47 desa di kecamatan Dukun dan Sidayu.
“Kalau nantinya surat pengajuan yang masuk lebih dari 50 ribu, saya terpaksa mencari tambahan kelebihannya. Tapi kalau kurang , kami akan limpahkan ke wilayah lain,’ tandasnya.
Yang penting, ujar Asep, masyarakat peserta program PTSL ini menyiapkan segala persyaratannya. Seperti KTP, KSK, Bukti kepemilikan, SPPT PBB dan Surat pernyataan.
“Kita berharap Pemkab Gresik, pemerintah desa dan BPN yang tergabung dalam trijuang, saling mendukung untuk kesuksesan program strategis Nasional yaitu PTSL, ” jelas Asep. (san)

