SURABAYAONLINE.CO, Pamekasan – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur mencatat sebanyak 418 kasus kecelakaan sepanjang tahun 2022. Tewas sebanyak 95 orang.
Kanit Laka Polres Pamekasan Ipda Bambang Budiyanto merinci, dari sebanyak 418 kasus kecelakaan itu diantaranya, 95 orang tewas, 4 Luka Berat dan 442 mengalami luka ringan.
“Total kerugian materi sebesar Rp 1.072.200.000,” terangnya, Sabtu (17/12)
Namun hal itu berbalik arah daripada tahun 2021. Pada tahun tersebut angka kasus kecelakaan turun mencapai 280. Namun, korban yang tewas naik menjadi 105 orang.
Untuk luka berat nihil, dan luka ringan sebanyak 283 orang dengan total kerugian Rp 590.400.000.
Menurut Bambang, salah satu penyebab dari kecelakaan adalah rendahnya kesadaran dalam berlalu lintas.
Tentu lanjutnya, hal ini perlu dicermati bersama dalam rangka evaluasi mengurangi angka kecelakaan. Kunci utama yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas yg baik di masyarakat.
“Evaluasi dan eduksi tertib Lalu lintas perlu menjadi perhatian dan melihat angka itu terus perli dievaluasi oleh setiap orang,” paparnya. (Upek)

