SURON.CO, Gresik – Perusahaan smelter pertama di Indonesia, PT Smelting untuk memajukan UMKM di Kabupaten Gresik. Dukungan terhadap UMKM terus dilakukan secara berkesinambungan.
Usai dikunjungi Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi, Smelting akan memboyong 30 produk UMKM Gresik ke Negeri Sakura. Produk UMKM ini akan diikutsertakan dalam pameran produk makanan bertajuk Food Expo Japan 2023 yang akan berlangsung di Tokyo, Jepang, 7-10 Maret 2023 mendatang.
Kesiapan produk yang akan dipamerkan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kantor Bea Cukai Gresik. Bahkan secara khusus Kantor Bea Cukai Gresik mengundang 30 UMKM yang produknya dipamerkan untuk mengikuti pembekalan.
Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Smelting Irjuniawan P Radjamin mengungkapkan, pihaknya akan membawa produk UMKM Gresik untuk ikut pameran di Jepang. Pihaknya bangga karena produk yang dihasilkan oleh perajin kecil menengah bisa tampil dalam pameran skala global yang digelar di Jepang.
“Harapan kami dengan pameran ini, UMKM Gresik memiliki daya saing tinggi untuk berkompetisi di tingkat regional maupun global.Tidak kalah dengan produk serupa dari negara lain,” kata Irjunawan P Radjamin.
Senada dengan Irjunawan, Section Manager Smelting, Indra SW Junor mengatakan, sebelum produknya dibawa ke Jepang, pelaku UMKM Gresik ini mendapat pembekalan di Kantor Bea Cukai Gresik. Pihaknya yang hadir dalam pembekalan itu menyampaikan upaya yang dilakukan manajemen.
“Pertama produk UMKM yang lolos kami beri bantuan untuk pengiriman dengan kargo udara ke Jepang. Selanjutnya Smelting dan Kantor Bea Cukai mmberikan arahan pengetahuan produk yang bisa diterima di Jepang.
Dijelaskan, Bea Cukai memberikan materi mengenai prosedur ekspor dan tata cara ekspor melalui CEISA 4.0. Ini merupakan pembekalan kepada para UMKM untuk tahu prosedur dan praktek ekspor mandiri versi 4.0. Langkah ini sekaligus sebagai antisipasi permintaan buyer Jepang.
“Ini menindaklanjuti permintaan KBRI di Tokyo dalam rangkaian hubungan RI- Jepang ke 65 tahun. Pembekalan ini sebagai bentuk praktik pengiriman barang pameran tersebut dengan satu Pemberitahan Ekspor Barang (PEB) mandiri dan disebutkan 30 nama UMKM sebagai pemilik barang,” jelas Indra SW Junor.
Kepala KPPBC TMP B Gresik Andrijanto Wahjudi melalui Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Eko Rudi Hartono menyampaikan rasa terima kasih atas semangat para UMKM yang mau belajar ekspor. Hal ini juga didasari dari permintaan Duta Besar RI di Tokyo untuk pameran Food Expo produk makanan Indonesia.
Atase Perdagangan Kedubes RI di Jepang Arief Wibisono mengatakan, pihaknya sangar mengapresiasi PT Smelting dan Bea Cukai Gresik dengan mengirimkan 30 produk UMKM ikut pameran di Jepang. Pameran ini merupakan pameran terbesar yang melibatkan 90 negara. Peserta turut berpartisipasi di Food Expo yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang pada 7-10 Maret mendatang.(*)

