SURON-CO, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut target pertumbuhan UMKM untuk wilayah Jatim di kisaran 5 persen. Angka tersebut, tandasnya, melebihi ramalan lembaga-lembaga internasional seperti Bank Dunia maupun International Monetary Fund (IMF) yang mematok angka 4 persen.
“Kita tetap harus optimis bahwa kita bisa jaga di atas 5 persen. Bagaimana mewujudkan itu? Kita antisipasi. Kalau ekonomi global melemah, tentunya permintaan produk akan agak melemah, maka permintaan domestik Jatim sendiri yang harus digenjot,” ujarnya.
Meski demikian, mantan bupati Trenggalek itu mengingatkan untuk menghindari kebocoran akibat konsumsi lokal untuk produksi impor yang terlalu tinggi. Mengingat, kegiatan seperti ini harusnya dapat menggenjot konsumsi lokal untuk barang-barang lokal dan bukan sebaliknya.
“Mudah-mudahan ini bisa mengenalkan produk-produk UMKM Jatim kepada masyarakat. Jadi ini kesempatan UMKM se-Jatim karena kita tahu bahwa pangsa pasar Surabaya menyumbang seperempat perekonomian di seluruh Jatim,” katanya.
Emil menambahkan, selama ini UMKM telah menjadi tulang punggung perekonomian Jatim. UMKM telah membawa daerah melewati krisis akibat pandemi Covid-19 selama tiga tahun belakangan.
Karena itu, dia menekankan pentingnya menggenjot dan memberi dukungan terhadap UMKM. Terutama dalam hal promosi untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
“Kita tahu sekarang ini, berbagai macam cara digunakan untuk mempromosikan UMKM. Sebagai contoh kita bermitra dengan banyak pihak. Jadi semakin banyak pihak yang terlibat, kita di pemprov bisa bersinergi,” ujarnya.
Suami Arumi Vahsin itu menyadari bahwa Pemprov Jatim tidak bisa berjalan sendiri. Hal ini mengingat masih banyak keterbatasan yang tidak dapat dihadapi pemerintah seorang diri.
Emil juga berharap, strategi promosi yang dilakukan ini bisa memberikan efek signifikan. Terlebih karena dilakukan di pusat perbelanjaan yang menurutnya sangat strategis di Surabaya.
“Promosi paling standar memang pameran, standar tapi efektif. Apalagi mereka juga memikirkan bagaimana ini bisa ramai dengan berbagai event. Seperti lomba untuk anak-anak ataupun lomba cosplay,” jelasnya.(*)

