SURON.CO, Batu – Rumah Produksi UD UMKM Surya Mas yang memproduksi kripik buah di-launching. Rumah produksi ini binaan Kadin Kota Batu. Peresmian rumah produksi ini dilakukan Pejabat Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, Jumat (3/3).
Aries Agung Paewai menyampaikan dengan adanya misi dagang ini, semakin banyak yang mengenal produk-produk dari UMKM yang ada di Jawa timur. “Cuma belum masif karena banyak bupati dan wali kota yang tidak ikut didalamnya.Seharusnya berbarengan dengan Ibu Gubernur untuk menjual produk-produk kita yang bisa dikenal di Provinsi lain,” harap Aries.
Menurutnya, Kadin Kota Batu sudah mulai menyatukan diri dengan Pemkot Batu yang selalu sinergi bagaimana UMKM bisa hidup. Sebelumnya, Aries menyebut tengah berkeliling di kampung UMKM bersama kepala Dinas Koperasi melihat potensi yang sangat luar biasa.
“Memang kurang intervensi.Tapi saya yakin kalau kita intervensi sama-sama bukan hanya pemerintah, tapi juga Kadin dan perbankan, ikut membantu mengikat UMKM, saya yakin akan jalan. Saya lihat UMKM kita ini cuma kurang sentuhan pembinaan saja,”paparnya.
Mereka, papar dia,produksinya bagus. Kalau diberikan sentuhan pelatihan dan sentuhan pembinaan sedikit saja. “Saya yakin mereka semakin berkualitas dan bukan hanya bisa dijual antarprovinsi saja, tapi bisa diluar ekspor. Ini bagian tantangan sendiri buat teman-teman kita yang ada di Kota Batu,” jelasnya.
Kadin ini sebenarnya motor penggerak didalam peningkatan UMKM agar bisa naik kelas. Jadi kalau UMKM masih di mikro atau masih kecil saja, maka yakin tidak naik kelas kalau tidak saling bantu.
“Saya yakin kalau sudah ada sentuhan dari Kadin yang profesional di dalam mengelola, maka pasti tidak hanya pangsa pasarnya di Kota Batu. Tapi pasarnya sudah di luar.Kalau kita lihat dari kemasan yang sudah bagus dan isinya juga berkualitas, siapa yang tidak ingin mencoba dan membelinya,” terangnya.
Oleh karena itu, pihaknya menekankan pada kepala OPD, agar di ruang kerjanya dipasang produk UMKM. Jadi, plakat-plakat itu ditaruh pada ruangan dan diganti produk-produk UMKM.Termasuk produk batik- batik juga. “Jadi sektor pariwisata jalan, UMKM jalan, ini seiring. Sehingga tidak akan ada lagi masyarakat kita yang namanya miskin ekstrim,dan stunting,” serunya.
Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menjelaskan bahwa UMKM berkontribusi besar pada perekonomian dan menjadi penyerap tenaga kerja. Namun, saat ini UMKM masih memiliki berbagai tantangan.
“Untuk itu, Kadin telah melakukan berbagai program kerja untuk membantu UMKM naik kelas. Salah satunya adalah pembinaan UMKM dan Rumah Kurasi di Kediri. Memajukan UMKM agar dapat naik kelas menjadi salah satu fokus Kadin Indonesia,” kata Adik sapaan akrabnya.
Sementara,Ketua Kadin Kota Batu Endro Wahyu Wijoyono mengatakan, dengan desa berdaya kota berjaya, bersama bisa memberdayakan UMKM. Kadin ini, menurut dia,sebenarnya merupakan mitra pemerintah , tapi terkesan tidak dianggap.(*)

