SURON.CO, Surabaya – Geliat industri perhotelan pascapandemi sangat menggembirakan. Ini terlihat dari maraknya suasana berbuka puasa selama bulan Ramadan di sejumlah hotel di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Program paket berbuka puasa di hampir semua hotel dipenuhi masyarakat, baik perorangan, bersama keluarga, maupun acara berbuka puasa bersama yang digelar oleh sejumlah korporat.
Kondisi ini tentu menjadi angin segar bagi dunia perhotelan setelah dua tahun lamanya sepi tamu karena pandemi Covid-19. “Gempuran pandemi Covid-19 menjadi masa yang cukup berat bagi dunia perhotelan. Bahkan di Bali banyak hotel yang kolaps hingga harus dijual. Sekarang sudah agak membaik,” ungkap Arief Rahman, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Media Indonesia (PHMI), usai acara Halalbihalal PHMI di Surabaya, Rabu (3/5) lalu.
Arief menyatakan, transisi pandemi ke endemi ini mulai ada perkembangan menggembirakan. Hal positif tersebut, kata Arief, harus terus ditingkatkan para pengelola hotel agar dapat bertahan di tengah persaingan. Menurutnya, salah satu cara yang dapat dilakukan pengelola hotel untuk dapat terus bertahan adalah dengan meyakinkan publik bahwa kondisi saat ini sudah membaik sehingga tidak ada kekhawatiran untuk menginap ataupun staycation di hotel.
Arief mengungkapkan untuk dapat menyakinkan publik bisa dilakukan dengan adanya review yang baik terkait hotel yang bersangkutan dan untuk memunculkan review positif ini bisa dilakukan dengan menggandeng media.
“Orang saat ini (memilih hotel) itu kan basisnya melihat rating, review, dan rekomendasi. Media mempunyai peran untuk memberikan rekomendasi hotel mana yang bisa dipilih untuk menginap atau staycation. Misalnya media membahas tentang keunikan hotel, servis excellent, dan lain sebagainya,” paparnya.
Arief berharap kolaborasi hotel dan media melalui PHMI dapat meningkatkan industri pariwisata di Tanah Air yang sempat mati suri saat pandemi Covid-19. PHMI sendiri saat ini memiliki anggota sekitar 80 hotel berbintang yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali. Untuk keanggotaan media ada sekitar 30-an yang terdiri dari media cetak, online, dan radio, serta televisi. Acara tersebut dihadiri para general manager dan hotel manager serta sejumlah pemimpin media Surabaya.
Di kesempatan tersebut juga diperkenalkan kepengurusan DPP PHMI periode 2022-2026, serta PHMI DPD Jawa Timur periode 2023-2027. “Selanjutnya kami akan meresmikan kepengurusan PHMI DPD Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, dan Jakarta,” tegas Arief.
Acara silaturahmi para pimpinan hotel dan media tersebut kian seru ketika masuk acara pengumuman lomba penulisan berita promo Ramadan. Juara 1, 2, dan 3 masing-masing Heti Palestina Yunani (Harian DisWay), Masruroh (kumparan.com), dan Arianto Deni Candra Kurniawan (jatimtelusur.com). Posisi berikutnya ada Nur Ika Anisa (tribunjatim.com) dan Bambang Wiliarto (pawartajatim.com) masing-masing sebagai peringkat 4 dan 5 yang mendapat hadiah voucher staycation di salah satu hotel di Surabaya.
Selain itu, M Zainuddin (kanalsembilan.com) dan Anggi (blitzfemale.com) menang untuk katagori penulis berita terbanyak selama bulan Ramadan. Keduanya mendapat hadiah berupa voucher FnB dari Hotel Namira Syariah. Tim juri DPP PHMI juga memilih 10 nominator yang mendapat hadiah dari Infinix.
Firman S Permana, Sekjen DPP PHMI menandaskan, lomba-lomba penulisan berita ini bentuk apresiasi terhadap kinerja jurnalistik khususnya dalam upaya mendukung industri perhotelan. Lomba penulisan berita tersebut juga diharapkan menjadi pemicu jurnalis terus meningkatkan kualitas tulisan mereka. “Tulisan-tulisan yang enak dibaca tentu makin menarik perhatian publik sehingga tentu berpengaruh juga untuk menggiring masyarakat untuk menentukan mau staycation di hotel mana,” tuturnya. (*)

