SURON.CO, Kediri – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri mulai melayani penukaran uang baru. Hal itu ditandai dengan kick off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) bersama Perbankan dengan tema Belanja Bijak. Acara ini diadakan di GOR Jayabaya, Kota Kediri, Sabtu (25/3).
Acara tersebut digelar guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang Rupiah dengan pecahan yang sesuai dan kualitas yang prima dalam menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1444 H. Di hari pertama ini, terdapat 1.200 warga Kediri dan sekitarnya yang melakukan penukaran uang baru.
Acara dibuka oleh Kepala Perwakilan BI Kediri, Moch. Choirur Rofiq. Turut dihadiri seluruh pimpinan perbankan di Kediri yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo).
Sementara, layanan penukaran uang di GOR Joyoboyo, Kediri tersebut dilakukan bersama dengan 7 bank umum. Di antaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), serta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur (Bank Jatim) dan Bank Jatim Unit Usaha Syariah (UUS).
Choirur Rofiq menyampaikan, untuk memenuhi kebutuhan uang kartal di wilayah eks-Keresidenan Kediri dan Madiun selama Ramadan dan Idul Fitri 1444 H, BI Kediri memproyeksikan adanya kenaikan kebutuhan mencapai Rp 5,1 triliun. Jumlah ini naik 9 persen dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp 4,7 triliun.
“Antisipasi kenaikan ini mempertimbangkan pencabutan status PPKM, pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik serta peningkatan mobilisasi masyarakat,”kata Choirur Rofiq.
Sedangkan secara nasional, lanjut Choirur Rofiq, BI menyiapkan uang kartal sejumlah Rp 195 triliun, naik 8,22 persen dari realisasi tahun 2022. Hal ini diikuti dengan pembukaan 5.066 titik layanan penukaran uang di seluruh Indonesia, bertambah 377 titik dari tahun sebelumnya.
Menurutnya, layanan penukaran uang di wilayah kerja BI Kediri selama Ramadan dilakukan di 70 titik kantor cabang perbankan di 3 kota dan 10 kabupaten eks-Karesidenan Kediri-Madiun.
“Layanan penukaran uang di perbankan selama Ramadan dilakukan setiap hari Selasa dan Kamis antara tanggal 28 Maret-20 April 2023, pukul 09.00-11.00 WIB, dengan kuota antara 50–100 penukar per hari,”imbuhnya.
Di luar 70 titik tersebut, masih menurut Choirur Rofiq, BI Kediri juga menyediakan opsi layanan penukaran uang melalui kas keliling di 13 titik pusat keramaian selama Ramadan. Selain di GOR Joyoboyo, kas keliling di Kota Kediri direncanakan akan hadir di Pasar Setonobetek, Pasar Bandar, dan Pasar Grosir Ngronggo.
Diterangkan Choirur Rofiq, bahwa kas keliling juga akan dilakukan di Nganjuk, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan.
Serta kas keliling bersama perbankan di 2 titik rest area jalan tol Nganjuk–Madiun-Ngawi menjelang Idul Fitri, dengan kuota sebanyak 150 penukar per titik.
“Khusus layanan penukaran uang di kas keliling tersebut, masyarakat diharapkan memesan jadwal penukaran terlebih dahulu melalui aplikasi Pintar (https://pintar.bi.go.id),” ujar Choirur Rofiq.(*)

