SURON.CO Surabaya – Selama Ramadan (bulan puasa) iklim investasi di Surabaya terkerek positif. Masih ada usaha-usaha baru yang tumbuh. Hal itu diakui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Surabaya.
Kepala DPMPSTP Surabaya Dewi Soeriyawati mengatakan, berdasar catatan dari sistem, Nomor Induk Berusaha (NIB) yang terbit di Surabaya selama Ramadan mencapai ribuan. Angka tepatnya 3.298 NIB.
”Kalau sebelum Ramadan angka NIB di Surabaua yang terbit sekitar empat ribuan. Tapi, tren usaha di Surabaya terasa positif kok,” terang Dewi.
Dari angka tiga ribu NIB Surabaya yang terbit itu, lanjut Dewi, sektor perdagangan eceran berbagai macam barang yang utamanya makanan hingga minuman menduduki paling atas. Lalu, yang kedua, ada sektor usaha rumah atau warung makan.
”Kemudian yang ketiga perdagangan besar berbagai macam barang. Untuk perdagangan eceran pakaian ada di posisi keempat,” ujar Dewi Soeriyawati.
”Di posisi kelima ada NIB dari industri produk roti dan kue di Surabaya juga banyak,” imbuh Dewi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, akan berupaya memberikan ruang selebar-lebarnya bagi seluruh investor untuk ikut membangun iklim bisnis di Surabaya. Namun, pihaknya juga berkomitmen untuk mengerek seluruh pelaku UMKM. ”Saya akan berusaha mati-matian untuk seluruh UMKM di Surabaya. Banyak UMKM yang kami libatkan di banyak event Surabaya,” ucap Eri.(*)

