SURON.CO, Mojokerto – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, Pemkot Mojokerto memberikan pelatihan pemasaran digital bagi pelaku UMKM.Mereka diharapkan supaya bisa mengembangkan usaha mereka.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, dalam kegiatan ini Pemkot Mojokerto menghadirkan beberapa narasumber di antaranya dari Gojek, Grab, dan Blibli.com “Sebagai manusia yang hidup di era digital kita harus mengikuti transformasi tersebut agar tetap bertahan dan tetap eksis,” ujarnya.
Ia mengatakan, Pemkot Mojokerto tetap menyediakan sarana prasarana perdagangan konvensional yang representatif dan memadai. Seperti pembangunan beberapa pasar hingga lokasi perdagangan baru.
“Digital marketing tidak bisa menggantikan 100 persen, tetap butuh interaksi fisik. Perdagangan digital dan konvensional harus bisa berjalan secara seimbang, maka Insya Allah omzetnya akan meningkat,” ucap Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.
Pemkot Mojokerto, kata dia, akan terus memfasilitasi pelatihan pemasaran digital bagi pelaku UMKM Kota Mojokerto agar dapat menaikkan omzet penjualan.
Lebih lanjut, Ning Ita, juga meminta pelaku UMKM Kota Mojokerto untuk mendaftar dalam e-katalog agar dapat menjadi penyedia barang atau jasa untuk pengadaan makanan minuman ataupun barang atau jasa dalam setiap kegiatan pemerintahan.
“Pemerintah pusat sudah membuat kebijakan agar melalui APBN, APBD, dana kementerian, lembaga instansi. Hal ini lebih banyak digunakan untuk belanja produk-produk dalam negeri,” katanya.(*)

