SURON.CO, Jakarta – PT Venteny Fortuna International Tbk mencairkan pendanaan atau loan disbursement sebesar Rp 340 miliar.Upaya ini untuk turut berkontribusi mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia pada kuartal I 2023.
Direktur Venteny Damar Raditya mengatakan, jumlah pendanaan tersebut meningkat 130 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan kuartal I 2022 yang tercatat Rp 232 miliar.
“Selanjutnya dari sisi growth funding, kami mencatatkan peningkatan loan disbursement sebesar 130 persen year on year. Pada kuartal I 2022 kami mencairkan Rp 232 miliar yang mana angka ini meningkat menjadi Rp 340 miliar di kuartal I tahun 2023,” kata Damar. Selasa (6/6).
Lebih lanjut, Damar menjelaskan, kinerja positif perusahaan akan tetap diupayakan berlanjut di sepanjang 2023. Salah satunya dengan memperbanyak menjalin kerja sama dengan berbagai mitra usaha, instansi pemerintahan, pemangku kepentingan (stakeholder) serta para asosiasi.
Saat ini, Venteny tengah fokus mengembangkan Venteny Employee Super-App guna menyejahterakan para karyawan. Dalam aplikasinya, Venteny menyediakan Learning Management System (LMS), program pendanaan, fitur kesehatan dan asuransi karyawan, serta berbagai macam produk lainnya. Adapun Venteny telah berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp3 2,6 miliar pada kuartal I 2023.
Damar mengatakan, jumlah tersebut mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 243 persen dibandingkan pendapatan pada kuartal I 2022 yang tercatat Rp 13,4 miliar.
Dari pendapatan tersebut, Venteny mencatatkan laba sebelum pajak Rp 4,7 miliar pada kuartal I 2023. Angka tersebut meningkat 178 persen dibandingkan laba sebelum pajak periode tahun lalu yang tercatat Rp 2,6 miliar.
Sedangkan laba bersih Venteny tercatat mengalami peningkatan 148 persen dari Rp 2,3 miliar pada kuartal I 2022, menjadi Rp3,4 miliar pada kuartal I 2023. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta.
“Hal ini mencerminkan komitmen perseroan untuk terus meningkatkan pertumbuhan secara berkelanjutan. Dan ini komitmen untuk menjaga fundamental perusahaan yang kuat. Sehingga dapat terus menjaga kepercayaan yang diberikan oleh pemegang saham dan semua pemangku kepentingan supaya kami bisa memberikan niat positif ke masyarakat dan Indonesia,” jelasnya.(*)

