SURON.CO, Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji melakukan kunjungan ke Cina. Orang nomor satu di Kota Malang itu memperkenalkan produk-produk UMKM lokal ke negara tersebut. Kunjungan Sutiaji tersebut atas undangan Kedutaan Besar RI di Cina untuk hadir dalam event Indonesia Fair yang diadakan di Beijing, Sabtu (10/6) lalu.
Sutiaji menjelaskan, beberapa produk UMKM lokal unggulan Kota Malang yang dikenalkan antara lain Kalung Aksesories dari Eva Unique Accesories, Kipas dan notebook dari D’Sil Handmade, Daster Malangan dari Red Tulip, Marsalia Embrodiery dan Heny Dasterqu serta Batik Malangan dari Soendari Batik.
Dia berharap, kedatangannya ke Cina dapat membuka pintu perdagangan bagi UMKM asal Kota Malang ke luar negeri. Serta menjadi promosi wisata agar banyak wisatawan dari Cina yang berkunjung ke kota ini. “Artinya ini jadi awalan, kita promosikan, kita kenalkan agar produk Indonesia khususnya Kota Malang bisa diapresiasi di sana,” kata Sutiaji, dalam keterangannya, Senin (12/6).
Produk UMKM dari Kota Malang yang dibawa tersebut telah dikurasi oleh dinas terkait. Sutiaji juga berharap promosi wisata yang dilakukan membuat Kota Malang bisa menjadi pilihan wisatawan asing.
“Harapan saya nanti Kota Malang ini semakin dikenal, goal-nya adalah bagaimana nanti Kota Malang juga menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan asing dan Insya Allah apa yang kami paparkan jadi khasanah pengetahuan terkait budaya di Kota Malang,” katanya.
Kehadiran produk-produk UMKM asal Malang juga menarik minat masyarakat Cina yang berkunjung. Selain itu, juga menarik perhatian duta besar seluruh dunia untuk Cina yang hadir sebagai tamu undangan.
Ada lebih dari 6.000 pengunjung dalam kegiatan itu. “Berbagai produk-produk UMKM yang kami bawa sangat mewarnai pameran kali ini. Banyak duta besar dari seluruh dunia yang mampir ke booth Kota Malang dan menunjukkan ketertarikannya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Malang, Widayati Sutiaji mengatakan, produk diminati oleh pengunjung,yakni daster. Terutama dari ibu-ibu istri duta besar yang hadir. “Terutama daster malang dan berbagai aksesoris yang kami bawa” katanya.(*)

