SURON.CO, Madiun – Ada tiga sektor yang menjadi penggerak perekonomian di Jawa Timur. Salah satunya yaitu sektor produksi terutama produksi rumahan. Sehingga hal ini ditangkap oleh
Para pelaku UMKM Kota Madiun terus berupaya meningkatkan persyaratan yang diperlukan agar produknya bisa dan layak dipasarkan. Mereka mengkoordinir sesama pelaku UMKM dan mendirikan Komunitas UMKM Sejahtera Karya Mandiri (SKM).
Ketua SKM Sri Mariyani lalu menggandeng Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Mutu Produk Industri dan Teknologi Kreatif (PMPITK) Malang untuk menfasilitasi para anggota SKM agar bisa memiliki sertifikat halal.
Hal ini sesuai dengan salah satu program SKM, yaitu Menuju 1000 Produk Halal 2024. Hal ini diungkapkan Sri Mariyani usai penyerahan sertifikat halal di Angkringan Geprek Kanigoro, Kota Madiun.
“Awalnya teman-teman belum tergabung dalam komunitas UMKM manapun dan sangat awam mengenai perizinan, sertifikat halal, dan PIRT. Mereka minta diwadahi untuk membentuk satu kelompok. Sehingga terbentuklah komunitas ini,” terang Yani Suni panggilannya.
Selain perijinan standar yang diperlukan, untuk program pertama kali diadakan sertifikat halal. Sehingga kehalalan produk para pelaku UMKM semakin kuat. “Untuk itu kita menggandeng UPT PMPITK Malang agar menfasilitasi terbitnya sertifikat halal ini,” lanjutnya.
Dengan menggandeng UPT PMPITK Malang, menurutnya, untuk penerbitan sertifikat halal sangatlah cepat. Sehingga pengakuan produk anggota semakin cepat bisa dikenal di pasaran. Sekaligus menjalankan peraturan pemerintah tentang sertifikat halal.
“Pengurusan sertifikat halal anggota sangatlah cepat. Kita sekitar 1 minggu sudah terima sertifikat. Dan yang paling menyenangkan bagi teman-teman untuk sertifikat kita dapatnya secara gratis,” tegasnya.
Kepala UPT PMPITK Malang Indra Haryanto menyatakan, keinginan dari anggota SKM ini merupakan salah satu program yang sedang dijalankan oleh pemerintah saat ini.
“Sebelumnya teman-teman dari SKM pernah mendapatkan fasilitasi dari kita. Kemudian berkembang menjadi komunitas ini. Kami menerima undangan untuk sosialisasi sertifikasi halal dan penyerahan secara simbolis,” kata Indra.(*)

