SURON.CO, Surabaya – Hari pertama Indonesia International Food Expo (IIFEX) 2023 di Grand City Surabaya mendapat respon positif dari peserta maupun pengunjung, Kamis (15/6).
Ratusan tenan industri dan teknologi makanan minuman, perlengkapan hingga bahan membuat kue ikut meramaikan pameran. Mulai produk pabrikan sampai UMKM. Peserta berasal dari dalam maupun luar negeri.
Ada tujuh negara terlibat dalam IIFEX 2023. Malaysia, Korea, Cina, Jepang, Singapura, Italia, dan Taiwan. Begitu juga pengunjung pameran tersebut berasal dari berbagai negara. Total ada 250 peserta dari tujuh negara tersebut.
Sementara 30 UMKM dari Jatim turut bergabung memajang aneka produk unggulan. Pameran ini sekaligus mempertemukan mereka dengan potensial buyer.
Salah satu peserta pelaku UMKM dengan produk Krupy asal Gresik mengaku baru kali pertama mengikuti kegiatan ini. Krupy pamer produk berupa krispi ikan dari berbagai varian rasa. Ada lima rasa termasuk kerupuk ikan. Semua merupakan hasil tangkapan nelayan.
Pemilik Krupy, Tri Rahmawati mengaku senang karena hari pertama sudah menerima kunjungan distributor yang mencari produk olahan ikan. “Bismillah semoga cocok, bisa ketemu buyer,” ucap Tri.
Krupy merupakan UMKM binaan Petronas dan Pemerintah Kabupaten Gresik mulai tahun 2022. Tri Rahmawati sendiri memulai usaha sejak tahun 2015. Selama itu ia mengalami perkembangan stagnan dan mulai berkibar usai mendapatkan pembinaan dan dukungan modal serta pelatihan terutama bidang pemasaran di marketplace.
Tahun ini ia berencana mengembangkan kemasan baru setelah melihat sejumlah inovasi packaging dalam pameran IIFEX 2023. Hal itu karena IIFEX 2023 Surabaya juga terintegrasi dengan berbagai pameran pendukung. Seperti Indonesia Lisensing Expo dan East Pack.
Indonesia Licensing Expo 2023 merupakan pameran lisensi, waralaba, kemitraan, dan peluang usaha Indonesia dan EastPack Surabaya 2023 adalah pameran Internasional di bidang industri teknologi pangan, farmasi dan pengemasan. Pameran bersama ini berlangsung selama 15-18 Juni 2023 di Grand City Surabaya.
CEO PT Krista Media Pratama Krista Exhibitions Daud D Salim mengatakan, pameran industri makanan minuman besutan Krista Exhibition ini sudah memasuki tahun ke-17. “Ini adalah kedua kalinya setelah pandemi diadakan kembali pameran berskala internasional di Surabaya,” ungkap Daud.
Ia optimistis target 22 ribu pengunjung selama empat hari pameran akan tercapai. Artinya, per hari sekitar 5 ribu pengunjung. Terbukti, area pameran sudah padat sejak pagi.(*)

