SURON.CO, Mojokerto – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberangkatkan ekspor 25 ton produk olahan kelapa kering senilai USD 24.000 ke Qatar. Kelapa kering (dessicated coconut) ini merupakan produk UMKM Kabupaten Mojokerto.
Diharapkan ekspor ini diharapkan menjadi pemicu UMKM lain di Kabupaten Mojokerto untuk terus tumbuh. Pemberangkatan ini digelar di halaman PT Ajinomoto, Jetis, Kabupaten Mojokerto. Produk ini merupakan hasil dari Export Coaching Program (ECP) Kementrian Perdagangan (Kemendag) tahun 2023.
Dessicated Coconut Product milik CV Hindianindo ini terpilih setelah melalui proses panjang ECP. Jawa Timur sendiri terdapat 300 pelaku usaha yang mengikuti program ini. Dessicated Coconut Product milik CV Hindianindo terpilih diantara 30 peserta program ECP di Jawa Timur.
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan bahwa awalnya segmen pasar produk olahan kelapa kering ini untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal. Setelah mendapatkan ECP dari Kemendag akhirnya mampu memenuhi spesifikasi untuk pasar global.
“Ini ekspor perdana untuk produk kelapa parut kering yang awalnya itu masih diproduksi untuk pasar lokal. Alhamdulillah mendapatkan pelatihan pendampingan dari Kementrian Perdagangan, produk dari CV Hindianindo akhirnya bisa memenuhi spek internasional dan diberangkat Ekspor ke Qatar,” kata Ikfina.
Pemkab Mojokerto berupaya untuk membuka peluang bagi pelaku UMKM yang lain agar mampu memproduksi komoditas ekspor. “Pemkab Mojokerto segera merapat dan mencari peluang bagaimana kami bisa melakukan pendampingan dan pembinaan bagi UMKM-UMKM yang ada di Kabupaten Mojokerto untuk mendapatkan peluang ekspor untuk komoditas yang lain,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan Kemendag Wasianto mengatakan bahwa Kemendag akan terus men-support dan memfasilitasi pelaku usaha agar bisa menembus pasar global.
Wasianto menjelaskan bahwa ECP ini merupakan program riil dari Kemendag untuk memberikan pendampingan dan pembinaan pelaku usaha untuk bisa membuka pasar seluas-luasnya. “Jadi mulai dari awal persiapan sampai mencari buyer, pengurusan dokumen didampingi. Kabupaten Mojokerto tahun ini sementara masih satu,” pungkasnya.(*)

