SURON.CO, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Cak Eri) optimis gelaran Piala Dunia U-17 akan memicu ekonomi masyarakat. Karenanya, Surabaya pun siap apabila dipercaya PSSI menjadi salah satu venue yang akan menyelenggarakan ajang internasional tersebut.
Menurut Cak Eri, ada dua sektor turunan yang akan diincar. Di antaranya, peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi kreatif.
Surabaya, lanjutnya, memiliki sejumlah lokasi wisata yang nantinya bisa menjadi jujugan wisatawan nusantara maupun mancanegara. Apalagi, beberapa di antaranya telah berkonsep tematik internasional.
Misalnya, wisata kuliner berkonsep Pecinan Kya Kya, wisata sejarah di kampung Eropa, hingga wisata atraktif seperti Romokalisari Adventure. “Ini yang juga kami siapkan. Nantinya, kami akan kembangkan ke dalam sektor wisata,” kata Cak Eri.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga akan mengajak pelaku UMKM terlibat. Idenya, UMKM akan diajak membuat produk buah tangan bertema Piala Dunia.
Nantinya, marchandise yang disiapkan juga akan disesuaikan dengan negara yang bertanding di Surabaya. “Termasuk UMKM Surabaya. Pertandingan apa saja, tim apa saja, nanti kami siapkan merchandise yang akan dikerjakan UMKM Surabaya,” jelas Cak Eri.
“Selanjutnya akan dijual di beberapa store serta ada juga di GBT. Sehingga, (Piala Dunia U-17) ini bisa mengembangkan wisata sekaligus ekonomi Surabaya,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.
Untuk diketahui, Piala Dunia U17 2023 telah resmi dipastikan akan berlangsung di Indonesia pada akhir tahun ini. Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah Piala Dunia U17 2023, menggantikan Peru, setelah Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan keputusan tersebut secara langsung.(*)

