SURON.CO, Jember – Pedagang kecil dan UMKM dipersilakan untuk berjualan di Alun-Alun Jember. Tempat ini bisa dijadikan pusat kegiatan untuk menggerakan perekonomian masyarakat.
“Alun-alun ini punya karomah. Alun-Alun Jember mempunyai daya kekuatan anugerah dari Gusti Allah. Di depan Masjid Al Baitul Amien ada alun-alun,” kata Bupati Jember Hendy Siswanto.
Saat ini, alun-alun dipenuhi ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UMKM. “Kok seperti pasar alun-alun sekarang? Iya, memang seperti pasar. Kita kemarin masih pandemi. Kita butuh makan. Saya bisa saja (melarang) jangan di alun-alun. Biar mulus alun-alunnya. Bisa. Tapi di mana keanugerahan tadi?” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Jember itu memprioritaskan penguatan ekonomi masyarakat terlebih dulu. “Setelah, itu Jember baru kita tata lebih rapi lagi, supaya lebih tertata kembali. Saat ini kita perlu Jember kuat ekonominya. Kita perlu bisa mandiri di Jember. Sudah saatnya kita berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujarnya.
Dalam beberapa kali kesempatan sebelumnya, Hendy menegaskan keinginannya untuk menata UMKM dan PKL di alun-alun agar semakin besar. Mengingat besarnya potensi mereka untuk menggerakkan perekonomian.
“Kami akan siapkan gerobak-gerobak khusus. Semua memakai seragam yang bagus dan bertanggung jawab terhadap kebersihan. Tidak boleh lagi ada tenda-tenda biru di alun-alun. Ini sudah mulai semi modern untuk UMKM dan PKL di alun-alun nanti,” terang Hendy.
Ia menyampaikan bahwa para PKL dan UMKM nantinya harus bergerak berkeliling alun-alun dan proaktif menawarkan dagangan kepada warga. “Mobile, tidak stuck menunggu. Gerobaknya akan kami penuhi,” tutupnya.(*)

