SURON.CO, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimis UMKM Jatim di lingkungan pesantren akan semakin berkualitas. Baik ketrampilan maupun produknya sehingga mampu naik kelas dan menuju pasar global yang lebih luas.
“Pokoknya cita-cita warga Jatim harus jadi juragan bukan karyawan. Boleh sekarang juragan kelas usaha kecil, lalu naik kelas menjadi usaha kelas menengah, berkolaborasi lagi nanti juragan kelas besar. Ini akan menjadi sangat penting. Ini ikhtiar kita untuk meningkatkan perekonomian kita dari lini paling bawah,” jelas Khofifah.
Menurutnya, semua punya niat yang luar biasa untuk program sosiopreneur. Tak terkecuali alumni dari berbagai pesantren. Melalui program pelatihan akan dibantu dalam proses pendampingan dan penguatan. “Bagaimana proses kewirarusahaan dapat dilakukan dengan baik, efektif, dan lompatan stretegis. Ini adalah bagian dari semangat dakwah bil mal,” ujarnya.
Terkait pengembangan program One Pesantren One Product (OPOP), ia menekankan pentingnya skill untuk memasarkan produk secara digital. Karena itu, melalui program ini para pelaku UMKM yang tergabung dalam OPOP akan mendapatkan penguatan secara intensif. Misalnya dengan materi digital marketing serta skill fotografi produk untuk menjadi daya tarik minat pembeli.
“Kalau produk aslinya bagus harus ada foto produk yang juga bagus. Beberapa skill ini mudah-mudahan akan ada penguatan. Dari empat batch, kami harap semuanya bisa ter-support dengan maksimal,” katanya.
Melalui program yang digelar sebanyak empat batch ini, Khofifah menekankan bahwa skema pelatihan ini memperkuat semangat para pegiat OPOP untuk menjadi juragan kelas dunia. Ia juga mendorong agar semua pegiat wirausaha di lingkungan pesantren kelak menjadi juragan sukses kelas dunia. Sebab, melalui OPOP ini berpotensi terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui format paling sederhana.
Khofifah optimis OPOP Academy Go Nusantara ini dapat mendorong perekonomian pesantren melalui alat dan penguatan yang tepat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, ketua OPOP Jatim yang juga menjabat Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, mengatakan, OPOP Academy Go Nusantara merupakan kolaborasi OPOP Jawa Timur dengan PT. Gojek Tokopedia (GoTo) dalam bentuk pelatihan kewirausahaan. Tujuannya, melahirkan wirausaha baru berbasis pesantren, pelaku UMKM alumni pesantren, mitra Gojek dan masyarakat umum yang memiliki usaha.(*)

