SURON.CO, Surabaya – Potensi UMKM di Surabaya cukup besar dalam memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Apalagi, Surabaya sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia. Hal ini terungkap dalam Seminar Nasional bertajuk UMKM Kuat Mendukung Ketahanan Nasional.
Seminar tersebut membahas berbagai peluang UMKM dalam mendukung ketahanan nasional. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Agus Imam Sonhaji, mengungkapkan besarnya potensi UMKM dalam menopang ketahanan nasional. “Kami sejak awal konsisten memperkuat UMKM. Dengan UMKM yang kuat maka perekomian akan terjaga,” kata Agus.
Pemkot Surabaya selama ini konsisten mendukung UMKM dengan menyiapkan bantuan permodalan, pelatihan produksi, hingga mempertemukan dengan pasar. Termasuk, penguatan UMKM melalui teknologi.
“Bapak Wali Kota telah memerintahkan semua pegawai pemkot untuk membeli UMKM melalui E-Peken (sistem e-commerce milik pemkot). Termasuk, dengan membentuk rumah padat karya yang didalamnya juga merupakan pelaku UMKM,” tandas Agus.
Tak cukup di situ, UMKM juga dihubungkan dengan berbagai sektor lain, seperti pariwisata dan berbagai bidang lainnya. “Melalui seminar ini, kami berharap peserta, utamanya para pelaku UMKM bisa menerima ide baru,” ujar mantan kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya ini.
Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), Laksamana Madya (Laksdya) TNI Dadi Hartanto yang menjadi keynote speaker dalam acara ini menjelaskan potensi besar UMKM. “UMKM menjadi kunci ekonomi yang lebih tangguh dan kuat nantinya,” katanya.
Hingga saat ini, lanjutnya, UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dengan mengendalikan sekitar 60 persen dari total Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB). Serta, menyerap hingga lebih dari 90 persen tenaga kerja.(*)

