SURON.CO, Ponorogo – Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati meluncurkan aplikasi Gadung Melati Online (GaMe). Aplikasi ini memajang produk unggulan desa-desa yang ada di Ponorogo.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang me-launching GaMe Online di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Litbang. Bersamaan itu, pelaku UMKM yang selama ini menjadi supplier Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati mendapatkan pelatihan digital marketing.
GaMe Online memudahkan pihak pemasok ke Gadung Melati untuk mengecek stok, jumlah barang terjual, serta pendapatan per bulan tanpa harus datang ke gerai. Bupati Sugiri Sancoko berharap pelaku UMKM memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengembangkan usaha. ‘’Harus bertransformasi ke digital untuk memperluas pasar,’’ katanya.
Menurut bupati, ada sejumlah program Pemkab Ponorogo yang mendorong percepatan digitalisasi bagi pelaku UMKM. Jaringan internet sudah menjangkau ke setiap RT berkat program Inpomase. Selain itu, keberadaan Pemuda Hebat, PKK Akademia, dan Circle-P dapat membantu merambah pemasaran digital.
‘’Kalau pelaku UMKM sudah repot menyiapkan dagangannya, ada Pemuda Hebat, PKK Akademia, dan Circle-P yang dapat menjadi tenaga ahli dalam membantu digital marketing,’’ jelasnya.
Pelaku UMKM juga perlu membuat terobosan dengan menciptakan brand sendiri dan menonjolkan kekhasan ketika memasarkan di lapak digital. Produk UMKM dari berbagai daerah itu sejatinya hampir sama sehingga membutuhkan pembeda.
Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati menempati gedung di balik Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo. Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ponorogo yang menginisiasi berdirinya gerai besar UMKM tersebut.
Pengelola selama ini menerapkan seleksi legalitas dengan mematok syarat produk olahan harus sudah memiliki izin edar, bersertifikasi halal, serta berkemasan menarik dengan cita rasa tinggi sehingga pantas menjadi oleh-oleh.(*)

