SURON.CO, Surabaya – Rangkaian kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Prabowo-Gibran yang digelar KomITS 08 di DBL Surabaya, terlihat minim massa. Acara yang bertajuk Gebyar Gemoy Surabaya itu hanya dihadiri oleh ratusan pendukung Prabowo-Gibran yang sebagian besar dari Kota Surabaya.
Minimnya kehadiran pendukung Prabowo-Gibran berimbas pada sepinya pembeli UMKM di lantai satu. Sejak pukul 11.00 WIB, tidak banyak pembeli yang berkunjung.
Salah satu pelaku UMKM yang menjual makanan dan minuman, Ranti mengaku memang sejak pagi sudah sepi pembeli. “Iya sepi. Kami dari jam 08.00 WIB dan baru laku tiga,” katanya.
Warga Bendul Merisi Surabaya tersebut mengatakan bahwa sepinya pembeli dikarenakan massa sudah dibagikan makan dan minum siang gratis. “Karena orang-orang juga dapat makan dan minum gratis dari panitia, jadi kami sepi. Tadi nasi saya, saya bagikan gratis takutnya basi,” bebernya.
Dia juga mengatakan bahwa untuk membuka satu stan di gelaran Gebyar Gemoy Surabaya harus membayar Rp 100 ribu. Dibayarkan seminggu sebelum acara dimulai. “Bayarnya Rp 100 ribu stannya, terus modalnya Rp 200 ribu ini belum kembali,” keluhnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Gebyar Gemoy Surabaya, Reni Widya Lestari mengatakan bahwa KomITS 08 sudah mengundang 5.000 orang. Namun, mengingat pada weekend ini banyaknya event yang digelar secara bersamaan, maka antusias warga terbagi.
“Kami dari KomITS tergantung dari teman-teman Kota Surabaya. Kita tahu hari ini ada banyak kegiatan dan kami sudah berusaha menginformasikan ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu kegiatan kampanye Prabowo-Gibran hari ini juga digelar di Sidoarjo dan dihadiri langsung oleh Gibran. Sementara di Gebyar Gemoy Surabaya, kegiatan yang ditampilkan yakni lomba joget gemoy. Yang mana, terbaik pertama mendapat hadiah Rp1,5 juta “Karena hari ini tidak terlalu politik, kami menggelar bazar UMKM dan senang joget gemoy juga sembako murah,” tandasnya.(*)

