SURON.CO, Batu – Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu siap untuk memasarkan produk UMKM, asalkan produk kerajinan tangan tersebut memiliki kualitas yang tinggi dan diminati oleh para tamu.
“Namun, kita dihadapkan beberapa tantangan, seperti kualitas produk dan eksistensi. Kualitas produk ini sangat penting, tidak hanya untuk pihak hotel tetapi juga harus sesuai dengan keinginan para tamu,” ujar Pengurus PHRI Kota Batu. Didik Rocki W.
Pada acara’Njagong Bareng edisi ke-2 tahun 2024 yang diadakan di Bumiaji Kota Batu, Didik Rocki, yang juga menjabat sebagai General Manager Aston Inn Hotel Kota Batu, menyampaikan dukungan penuh terhadap kerja sama dengan UMKM. Menurutnya, kerja sama ini sangat penting mengingat PHRI juga berada di Kota Batu.
“Kami jujur, kami tidak hanya mencari keuntungan dari pihak hotel saja, tetapi bisnis kita adalah menjual kamar dan ruang meeting, sehingga bisnis UMKM turut menjadi bagian dari kesuksesan kami,” tambahnya.
Menurutnya, PHRI Kota Batu akan berperan aktif dalam mempromosikan produk UMKM kepada para tamu dengan harapan dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM. Didik Rocki juga menegaskan bahwa kolaborasi antara hotel dan UMKM merupakan langkah yang saling menguntungkan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu Diyah Lies Tina menyampaikan bahwa tujuan utama pertemuan tersebut adalah untuk membantu pelaku usaha kerajinan tangan meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pemasaran, sehingga produk kerajinan Kota Batu dapat dikenal secara luas, bahkan berskala internasional.
“Kami ingin produk kerajinan tangan semakin berkualitas, memperluas pasar, hingga bisa dikenal secara luas. Diharapkan Kota Batu dapat menjadi terkenal melalui produk-produk kerajinan tangan ini, dan bahkan bisa bersaing di pasar internasional,” ujar Diyah Lies Tina.
Lebih lanjut, Diyah Lies Tina menegaskan bahwa DPMTPSP Kota Batu siap memberikan dukungan dan bantuan kepada para pelaku usaha dalam hal pemasaran, baik melalui promosi langsung maupun melalui pelaksanaan berbagai event yang akan diadakan secara rutin setiap tahun.
Acara Njagong Bareng ini juga diharapkan mampu menjadi ajang pertemuan rutin bagi para pelaku usaha mikro kerajinan tangan, di mana mereka dapat bertukar ide, berbagi pengalaman, serta saling mendukung satu sama lain.(*)

