SURON.CO, Bangkalan – Program sertifikat hak atas tanah (SHAT) bagi pelaku UMKM kembali digulirkan. Kuota sertifikasi lahan yang diberikan untuk pelaku UMKM di Bangkalan 400 bidang tanah.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Bangkalan Iskandar Ahadiyat menyatakan, realisasi program pemerintah pusat tersebut baru tahap sosialisasi. ”Kami sudah lakukan sosialisasi untuk calon pelaku usaha yang bisa difasilitasi,” ucapnya.
Ada 300 bidang tanah milik pelaku UMKM di Bangkalan yang diajukan mendapat program SHAT 2024 kepada pemerintah pusat. Tersebar di tiga desa di Kecamatan Socah.
Sedangkan 100 kuota lainnya merupakan lanjutan dari program SHAT 2023 yang belum sempat dituntaskan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
”Pada 2023, kami mengajukan program SHAT 200 bidang tanah untuk Desa Aing Tabar, Kecamatan Tanjungbumi. Namun, sertifikasinya terealisasi 102 bidang tanah. Jadi BPN melanjutkan tahun ini sisanya,” ujar pria berkacamata itu.
Wakil Ketua DPRD I Bangkalan Fatkurrahman meminta dinas terkait memaksimalkan program tersebut sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Khususnya, pelaku usaha mikro. Sebab, sertifikat tanah yang didapat dapat dijadikan agunan untuk mendapat tambahan modal usaha.
”Mudah-mudahan dari pusat usulannya dikabulkan sehingga tidak ada sisa lagi. Saya minta untuk tepat sasaran bagi pelaku usaha yang membutuhkan,” tandasnya.(*)

