SURON.CO, Jember – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember melalui Kelompok Riset Pengabdian Masyarakat Jember Auditing & Assurance (Jemasura) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember memiliki beberapa desa binaan.
Salah satunya di Kelurahan Karangrejo, Kabupaten Jember dimana terdapat penerapan ilmu tentang environmental, social, and governance (ESG). Konsep ini dilaksanakan di Kecamatan Sumbersari, dengan membentuk Kampung Tin yang memiliki berbagai kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Yaitu serat, protein, kalsium, magnesium, fosfor, kalium, vitamin C, vitamin E, vitamin B6, dan antioksidan yang tinggi.
Ketua Riset Pengabdian Masyarakat Jember Auditing & Assurance (Jemasura) Siti Maria Wardayati mengatakan, dalam perjalanannya, kelompok Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember dan kelompok Riset Centre for Language and Culture (CLC) Fakultas Ilmu dan Budaya Universitas Jember berkolaborasi untuk mewujudkan Kampung Tin sebagai salah satu implementasi dalam pengabdian internasional kepada masyarakat.
“Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari FEB Universiti Sultan Zainal Abidin (Unisza) Malaysia yaitu Pn Nur Salina Binti Ismail (dosen) dan juga 2 mahasiswa (Muhammad Fathul Mubin dan Ahmad). Mereka telah melakukan konservasi sumber daya alam dengan menanam pohon tin serta mengikuti program edugarden. “Serta memasarkan produk olahan UMKM Jember Tin Garden, yaitu Teh Tin, Selai Tin, Puding Tin, Brownis Tin, dan Kerupuk Tin secara global melalui sosial media,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, pengelolaan pohon tin harus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga populasi pohon tin yang sehat dan produktif. Ini dapat dilakukan melalui kampanye edukasi, pelatihan praktis, dan promosi praktik-praktik bertani yang berkelanjutan.
“Sebagai praktiknya mereka mempromosikan olahan UMKM Jember Tin Garden melalui sosial media untuk memperluas jaringan dan informasi tentang manfaat.Serta nilai jual dari UMKM masyarakat Jember ke seluruh dunia,” imbuhnya.(*)

