SURON.CO, Surabaya – Pos Indonesia menggelar PosAja! UMKM Fest 2024 di Pos Block Surabaya, Jalan Kebon Rojo, Kota Surabaya. Kegiatan diikuti sekitar 300 UMKM di Provinsi Jawa Timur.
Pada festival tersebut, digelar peluncuran PosAja UMKM dan UMKM Centre di Pos Block Surabaya. Selain itu, acara juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti bazar UMKM Jawa Timur, workshop UMKM, serta sesi tanya jawab.
Setiap pemateri menyampaikan materi selama 30 menit, diikuti sesi tanya jawab selama 20 menit. Acara itu untuk membantu promosi produk UMKM di Jawa Timur.
Menurut Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi, kegiatan itu merupakan salah satu komitmen Pos Indonesia memajukan UMKM di Indonesia. UMKM memiliki peran besar dalam pembangunan ekonomi. UMKM memiliki keunggulan seperti biaya rendah, fokus yang spesifik, kemampuan berinovasi cepat, dan fleksibilitas tinggi.
”UMKM juga berperan besar dalam penyerapan tenaga kerja, di mana 99 persen kegiatan bisnis di Indonesia dilakukan UMKM,” kata Faizal Rochmad Djoemadi.
PosAja! UMKM Fest 2024 diinisiasi PosIND. Selain menarik pelaku UMKM, festival juga memadukan berbagai aktivitas seperti workshop, bazar, dan hiburan. Untuk memperkenalkan produk unggulan UMKM serta memberikan edukasi mengenai entrepreneurship.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun mengatakan, festival untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dan masyarakat umum mengenai kebijakan pemerintah terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
”Kami berharap pelaku UMKM yang belum paham legalitas usaha dan membutuhkan informasi kebijakan pemerintah dalam berusaha bisa didapatkan di festival ini, sehingga para pelaku UMKM dapat naik kelas dan go global,” imbuh Tonggo Marbun.
Senior VP Retail Business Pos Indonesia Lily Selanno mengatakan, Pos Indonesia telah lama melibatkan UMKM dalam berbagai kegiatan usaha. Salah satunya pada program PosAja melibatkan ribuan mitra menjadi Agen Pos, O-Ranger, dan Drop Point.
”Kami juga baru saja meluncurkan program COD Talangan. Artinya, bila ada kiriman yang menggunakan COD, kami talangi pembayaran kepada mitra. Ini akan memberikan nilai lebih bagi pelaku UMKM yang menjadi agen kami,” kata Lili.(*)

