SURON.CO, Sidoarjo – Di tengah persaingan industri makanan ringan, UMKM kerupuk milik Kholifatin yang berlokasi di Jalan Putat Selatan, Tanggulangin, Sidoarjo, telah berhasil menempatkan dirinya sebagai pilihan favorit para pembeli dari dalam hingga luar kota.
Dimulai sejak tahun 2008 dengan skala yang masih kecil-kecilan, usaha kerupuk ini terus berkembang dan kini dikenal sebagai oleh-oleh khas yang diminati banyak orang.
Usaha kerupuk Kholifatin ini menawarkan berbagai varian yang menggugah selera. Mulai dari rengginang berbahan dasar beras ketan dengan pilihan rasa manis dan udang.
Ada juga kerupuk kupang yang khas karena dekatnya lokasi produksi dengan daerah penghasil kupang. Kerupuk ikan hingga kerupuk bawang yang gurih juga tersedia. Semua produk dikemas dengan ukuran 500 gram, menjaga kualitas dan kerenyahan hingga sampai di tangan konsumen.
Kholifatin mengungkapkan bahwa salah satu kunci sukses usaha ini adalah penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi dalam proses pembuatan kerupuk.
Tantangan terbesar inilah yang dihadapi dalam mendapatkan bahan baku. Terutama ikan kutuk dan gabus, yang sering kali sulit diperoleh dan ketersediaannya tidak selalu stabil. “Kergantungan bahan baku ini yang menjadikan produksi bisa terganggu,” kata Kholifatin.
Diakui Kholifatin, keberhasilan pemasaran kerupuk ini tidak lepas dari promosi sederhana dari melalui mulut ke mulut. Tanpa strategi pemasaran yang rumit, produk kerupuknya telah mampu menembus pasar luar kota dan menjadi oleh-oleh yang diincar banyak wisatawan maupun pelanggan tetap.
Hal ini menunjukkan bahwa kualitas produk dan kepuasan pelanggan tetap menjadi faktor utama dalam kesuksesan usaha, meskipun dimulai dari lingkup yang sederhana.(*)

