Minke.id – Kongres Nasional Ke-4 Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang digelar di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Senin (10/2/2025), menjadi sorotan nasional. Pasalnya, kongres tersebut dihadiri oleh banyak pejabat tinggi negara dan menteri Kabinet Merah Putih bentukan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Bambang Saputra, advokat sekaligus cendekiawan yang hadir dalam kongres, perhelatan kali ini mengukir sejarah baru bagi dunia advokat Indonesia. “Kongres ini luar biasa. Kehadiran pejabat tinggi negara menunjukkan bahwa KAI semakin dipercaya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan hukum di Indonesia,” ujarnya.
Bambang juga mengutip pernyataan Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, yang menyebut bahwa KAI adalah satu-satunya organisasi advokat di Indonesia yang diakui pemerintah. “Ini berarti KAI diberikan kepercayaan untuk ikut serta dalam membangun sistem hukum yang lebih baik,” tegas Bambang.
Membangun Peradaban Hukum yang Bermoral
Dalam kesempatan itu, Bambang menegaskan pentingnya moralitas dan integritas dalam profesi advokat. “Advokat adalah penegak hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2003. Maka, advokat harus bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun peradaban hukum yang mengedepankan kemanusiaan dan moralitas,” jelasnya.
Ia juga menyoroti maraknya kasus yang mencoreng profesi advokat, seperti suap, judi online, illegal logging, tambang liar, hingga kerusuhan di pengadilan. “Sebagai advokat, kita harus berjuang dengan intelektual dan moral, bukan justru mempertontonkan perilaku yang merusak martabat profesi ini,” tandasnya.
Deretan Pejabat Tinggi Hadiri Kongres KAI
Kehadiran para pejabat negara dari Jakarta semakin menegaskan posisi KAI dalam sistem hukum nasional. Beberapa pejabat yang hadir di antaranya,Prof. Dr. Sunarto (Ketua Mahkamah Agung), Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI),Erick Thohir (Menteri BUMN), Jenderal Pol (Purn) Prof. Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri),Maruarar Sirait (Menteri Perumahan dan Pemukiman),Budi Arie Setiadi (Menteri Koperasi dan UKM), Natalius Pigai (Menteri HAM), Dito Ariotedjo (Menteri Pemuda dan Olahraga), Prof. Edward Omar Sharif Hiariej (Wakil Menteri Hukum), dan Raffi Ahmad (Utusan Khusus Presiden).
Dengan tingginya antusiasme dari pemerintah terhadap Kongres KAI, harapan besar pun disematkan pada organisasi ini untuk menjadi garda terdepan dalam reformasi hukum di Indonesia.
Kongres Nasional Ke-4 KAI bukan hanya sekadar pertemuan advokat, tetapi juga momentum bersejarah untuk membangun profesi hukum yang lebih bermartabat dan berintegritas.

