Minke.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) siap ekspor. Penandatanganan MoU ini berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar kementerian guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, menegaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia serta memperluas akses pasar domestik dan global bagi UMKM. “UMKM memiliki peran fundamental dalam perekonomian Indonesia dengan kontribusi sebesar 61 persen atau senilai Rp9.580 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, sektor UMKM juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja dan pengurangan angka pengangguran di Indonesia,” ujar Wamendag Roro.
Kemendag saat ini telah mengembangkan berbagai strategi dalam meningkatkan ekspor UMKM, salah satunya melalui program UMKM BISA Ekspor. Program ini memberikan akses informasi bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk mereka ke pasar internasional. Selain itu, Kemendag juga menghadirkan platform digital InaExport yang berfungsi sebagai penghubung antara eksportir Indonesia dan pembeli internasional. Platform ini juga menyediakan layanan terpadu (one stop service) guna mempermudah proses promosi ekspor secara daring.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi ini yang sejalan dengan visi Kementerian BUMN dalam mendorong UMKM Go Global. “Dalam lima tahun terakhir, Kementerian BUMN telah memberikan dukungan besar bagi UMKM melalui akses pembiayaan dan kesempatan masuk ke pasar yang lebih luas. Kami juga memiliki platform PaDi (Pasar Digital) UMKM yang kini telah memiliki hampir 55 ribu UMKM dengan total transaksi mencapai Rp58 triliun,” ungkap Kartika.
Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh pejabat Eselon I dan II dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan UMKM Indonesia semakin berdaya saing dan mampu menembus pasar global, membawa produk-produk lokal ke tingkat internasional.

