Minke.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Balongmasin, Kecamatan Pungging, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkembang di wilayahnya. Desa dengan tiga dusun ini dikenal memiliki berbagai UMKM di bidang makanan kecil yang telah merambah pasar luar daerah.
Produk unggulan dari UMKM di Desa Balongmasin meliputi berbagai jenis keripik dan kerupuk. “Di sini setidaknya ada empat produk andalan buatan UMKM setempat,” ujar Tatik, Kaur Pemerintahan Desa Balongmasin.
Menurut Tatik, empat produk utama dari UMKM Desa Balongmasin adalah Kerupuk Payus, Kerupuk Nila, Keripik Tempe, dan Telur Asin.
Untuk membantu para pelaku usaha, Pemdes Balongmasin memberikan berbagai bentuk pembinaan, mulai dari penyediaan alat produksi, pelatihan pengemasan, hingga strategi pemasaran melalui media sosial. “Kami ingin memastikan bahwa UMKM di desa ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan memiliki daya saing yang kuat,” tambahnya.
Sri, seorang perajin keripik tempe di Dusun Balongmasin, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Pemdes. “Matur suwun para perangkat desa yang telah memberikan arahan dan wawasan kepada saya hingga saat ini,” ungkapnya.
Sejak menekuni usaha makanan kecil ini, Sri berhasil menjangkau pelanggan dari luar kota. Meski permintaan sedikit menurun selama bulan Ramadan dibanding tahun lalu, namun pangsa pasarnya tetap luas. “Selain lokalan, keripik kami sudah sampai ke Krian, Sidoarjo, Bangil, dan Jombang. Bahkan, di area Makam Gus Dur, Jombang, permintaan masih cukup lancar,” tambahnya.
Melalui berbagai upaya pembinaan, Pemdes Balongmasin terus berkomitmen mendorong UMKM agar naik kelas dan semakin berkembang. Dukungan berupa alat, pelatihan, dan strategi pemasaran digital diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas. Dengan inovasi dan pendampingan yang berkelanjutan, UMKM Desa Balongmasin diharapkan mampu semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional.

