Minke.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dalam ajang Safari Gebyar Ramadan 2025, yang berlangsung di Gofun Bojonegoro pada Sabtu (22/03/2025) malam.
Acara ini menjadi momentum penting, tidak hanya dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an, tetapi juga sebagai wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan produk unggulan mereka.
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan bahwa kegiatan ini bisa terlaksana berkat sinergi antara Pemkab Bojonegoro, Kementerian Agama (Kemenag), serta pelaku usaha lokal.
“Kita harus bersinergi mendukung program-program Kabupaten Bojonegoro, salah satunya dengan menghargai produk lokal. Dengan demikian, UMKM bisa naik kelas dan lebih berdaya saing,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Suarabanyuurip.com, Minggu (23/03/2025).
Senada dengan Wabup, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Bojonegoro, Sri Budi Cantika Yuli Wahono, juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam acara ini.
“Ini adalah ruang bersama untuk berkembang. Saya sudah beberapa kali berkunjung dan membeli produk lokal, seperti baju serta aneka kuliner. Semuanya berkualitas dan enak,” ungkapnya.
Gelaran Gebyar Ramadan 2025 di Gofun Bojonegoro menjadi ajang penting bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas. Acara ini menghadirkan 117 tenant, yang terdiri dari 31 tenant kuliner dan 86 tenant non-kuliner.
Event ini berlangsung sejak 16 hingga 29 Maret 2025, memberikan kesempatan lebih luas bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet dan memperluas jangkauan pasar mereka.
Dengan adanya event seperti Gebyar Ramadan, diharapkan UMKM di Bojonegoro dapat berkembang lebih pesat, meningkatkan daya saing, serta semakin diminati oleh masyarakat. Pemkab Bojonegoro berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang membawa UMKM lokal ke level yang lebih tinggi.

