Minke.id – Kota Batu kembali mencetak prestasi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, secara resmi melepas ekspor perdana produk UMKM Kota Batu ke Singapura. Produk unggulan yang diekspor adalah keripik buah dan sayur dari PT Arjuna Triple Nine dengan merek Smol Delight. Varian produk yang dikirim meliputi apel, pisang, salak, dan ubi ungu, yang semuanya diproduksi di Kota Batu.
Acara pelepasan ekspor ini berlangsung di Ruko Jl. Ir. Soekarno, Kecamatan Junrejo. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu melepas satu kontainer berukuran 20 feet dengan total berat 1.500 kilogram atau setara dengan 360 karton keripik.
Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Ia mengapresiasi kerja keras para pelaku UMKM yang telah berupaya membawa produk lokal ke pasar internasional. Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada Owner PT Arjuna Triple Nine, Hari Mastuti, atas komitmen dan dedikasinya dalam mengembangkan usaha hingga bisa menembus pasar ekspor.
“Sektor UMKM itu luar biasa dan harus berkelanjutan. Ekspor perdana ini membuktikan bahwa kualitas UMKM Kota Batu mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Nurochman pada Selasa (25/3/2025).
Selain itu, Wali Kota Batu juga menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM akan terus menjadi fokus utama pemerintah. Pengembangan kualitas dan peningkatan daya saing UMKM termasuk dalam visi-misi mBatu Sae yang telah dicanangkan sejak masa kampanye.
“Kami tidak hanya berjanji, tetapi akan membuktikan keseriusan dalam meningkatkan kapasitas UMKM Kota Batu,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga menekankan pentingnya kontrol kualitas (quality check) yang ketat agar produk yang diekspor memenuhi standar internasional. Ia mengajak semua pihak terkait, termasuk Bea Cukai Malang, Bank Indonesia Malang, Disperindag Jawa Timur, dan Diskumperindag Kota Batu, untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan daya saing produk UMKM.
Pemerintah Kota Batu telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong UMKM agar siap memasuki pasar ekspor. Berbagai pelatihan, pembinaan, serta peningkatan kualitas produk telah dilakukan agar produk-produk UMKM Kota Batu memenuhi standar ekspor yang ditetapkan oleh negara tujuan.
Setelah pelepasan kontainer ekspor, acara dilanjutkan dengan peninjauan rumah produksi PT Arjuna Triple Nine. Seremonial ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, termasuk Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Manager UMKM Bank Indonesia Malang, Kasi Pengembangan Ekspor dan Kasi Bina Pelaku Ekspor Disperindag Jatim, serta pimpinan Bank Mandiri Batu. Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Batu juga turut hadir dalam acara ini.
Ekspor perdana ini diharapkan menjadi langkah awal bagi produk UMKM Kota Batu untuk terus berkembang dan menembus pasar global. Dengan dukungan pemerintah dan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, sektor UMKM Kota Batu semakin siap bersaing di tingkat internasional.

