Minke.id – Indonesian Marketing Association (IMA) Chapter Malang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pergerakan ekonomi daerah, khususnya di Malang Raya. Salah satu bentuk kontribusi nyata organisasi ini adalah melalui edukasi dan pengembangan kapasitas pelaku usaha lewat kegiatan Halal Bi Halal dan Moment Business Clinic (Mobic) yang digelar pada Selasa (29/4) di Ocean Garden, Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum berbagi ilmu marketing dan strategi bisnis. Presiden IMA Chapter Malang, Hasnak Laili, menyampaikan bahwa momen ini sangat penting dalam membangun jejaring dan kolaborasi antar anggota.
“Kami ingin menjadikan IMA bukan hanya sebagai komunitas, tapi juga sebagai ekosistem yang mendukung pertumbuhan pelaku usaha di tengah tantangan ekonomi saat ini,” ujarnya kepada Malang Posco Media.
Sejak berdiri tahun 2016, IMA Chapter Malang telah memiliki lebih dari 200 anggota, termasuk pelaku UMKM yang tersebar di wilayah Malang Raya. Kegiatan Mobic kali ini menghadirkan dua narasumber inspiratif: Ahmad Najib, Owner Halawa, dan Dr. Drs. Mohammad Sinal, S.H., M.H., M.Pd., Dosen Hukum Polinema. Mereka membahas berbagai isu krusial dalam dunia usaha, termasuk pentingnya memahami aspek halal dan legalitas hukum dalam berbisnis.
Hasnak Laili juga menegaskan bahwa IMA Chapter Malang sedang gencar membina lebih dari 150 UMKM lokal agar siap bersaing di tingkat nasional. Salah satu target tahun ini adalah mengirimkan 150 UMKM untuk berpartisipasi dalam IMA UMKM & Tourism Award 2025.
“Tahun lalu kami berhasil mengirim 80 UMKM. Tahun ini, target kami meningkat hampir dua kali lipat. Ini adalah bukti semangat kami untuk terus membina dan memberdayakan UMKM di Malang Raya,” tambah Laili.
Melalui program seperti Mobic, IMA Chapter Malang tak hanya memberikan ruang diskusi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi nyata antar pelaku usaha, akademisi, dan stakeholder lainnya.
Dengan semangat kolaboratif dan edukatif, IMA Chapter Malang membuktikan diri sebagai pilar penting dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis komunitas dan edukasi marketing yang berkelanjutan.

