Minke.id — Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tuban mendapat kesempatan emas untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka melalui Pelatihan Manajerial UMKM yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban, Rabu hingga Jumat, 7–9 Mei 2025.
Bertempat di Gedung KSPKP Tuban, kegiatan ini menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas SDM UMKM dan kewirausahaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik – PK2UMKM Tahun 2025. Program ini dirancang sebagai upaya nyata untuk mendorong pelaku usaha lokal menjadi lebih kompeten, mandiri, dan siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
“Pelatihan ini adalah tahap pertama dari empat tahapan pelatihan berkelanjutan yang akan digelar sepanjang tahun,” ungkap Nindya Mawardhani, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Tuban, Kamis (8/5/2025).
Peserta yang menunjukkan potensi akan diprioritaskan mengikuti tiga tahapan berikutnya, yaitu pelatihan keterampilan teknis, pelatihan teknologi informasi untuk usaha dan pemasaran, serta pelatihan Slstandarisasi dan sertifikasi produk.
Nindya menambahkan, program ini diharapkan tak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga menjadi pemicu perubahan pola pikir wirausaha agar mampu membangun usaha yang terstandarisasi, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai pondasi UMKM yang tangguh.
“DAK Non Fisik PK2UMKM hadir bukan sekadar pelatihan. Ini adalah investasi strategis untuk masa depan ekonomi lokal. Kami ingin menumbuhkan pelaku usaha yang adaptif, kreatif, dan memiliki semangat baru dalam menghadapi tantangan zaman,” tegas Budi Wiyana.

