Minke.id – Dalam upaya mempercepat transformasi digital UMKM, Anggota DPRD Jawa Timur, Sumardi, terus menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan. Kali ini, ia menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto serta pelaku usaha sukses seperti Degusto dan Bris.co dalam sarasehan UMKM digital yang digelar di Hotel Aston Mojokerto, Selasa (13/4/2025).
Acara tersebut dihadiri ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor dan bertujuan untuk memberikan edukasi tentang strategi bisnis online, pemasaran digital, serta cara memaksimalkan platform media sosial dalam promosi produk.
“Kita ingin UMKM Mojokerto tidak tertinggal dalam era digital. Ini adalah ladang bisnis masa depan, dan mereka harus dibekali dengan pengetahuan serta praktik yang relevan,” ujar Sumardi, politisi Partai Golkar.
Dalam kegiatan ini, Pemkab Mojokerto melalui Disperindag memperkenalkan Aplikasi Tumbas, sebuah platform marketplace lokal yang dirancang khusus untuk mendukung UMKM di Mojokerto agar dapat memasarkan produk secara digital dengan mudah dan aman.
“Aplikasi Tumbas sudah kami siapkan untuk UMKM rumahan hingga pedagang pasar. Pembayaran bisa COD maupun transfer, dan sistemnya sudah terhubung langsung ke rekening pelaku usaha,” jelas Iwan Abdillah, Plt. Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto.
Dalam sarasehan tersebut, Owner Degusto, Ratis Duhrol Rekso Agustin, berbagi pengalaman tentang bagaimana membangun bisnis kuliner menjadi brand populer melalui konten menarik di media sosial, pemanfaatan influencer, serta strategi penjualan berbasis komunitas.
“Promosi digital itu bukan soal mahalnya iklan, tapi tentang kreativitas menyampaikan nilai produk. Kami mulai dari nol dan kini punya basis pelanggan yang kuat, berkat media sosial,” ujarnya.
Sumardi menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha kecil dalam menghadapi tantangan zaman. Ia juga memastikan keberlanjutan program melalui akses konsultasi langsung dengan Disperindag dan pelaku usaha berpengalaman.
“UMKM harus mulai praktik dari sekarang. Upload produk ke Aplikasi Tumbas, belajar bikin konten, dan manfaatkan pengalaman praktisi. Pemerintah sudah siapkan infrastrukturnya,” tandas Sumardi.

