Minke.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gajayana (Uniga) Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak wirausaha muda melalui gelaran UMKM Corner, sebuah praktik langsung mata kuliah kewirausahaan yang digelar di area parkir kampus, pada Rabu (21/5). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 2 dan 4 dari jurusan Akuntansi dan Manajemen.
Mengusung semangat enterpreneurship, UMKM Corner FEB Uniga Malang menghadirkan 9 tenant kreatif yang menyajikan beragam produk makanan dan minuman kekinian, seperti cireng isi ayam, kebab, rice bowl, serta aneka minuman segar. Beberapa mahasiswa bahkan memasak langsung di lokasi, menampilkan inovasi produk yang menggugah selera dan menarik perhatian pengunjung.
Dekan FEB Uniga Malang, Prof. Dr. Martaleni, M.M., mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk membentuk pola pikir mahasiswa agar tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi menjadi pencipta lapangan kerja.
“Ini adalah langkah nyata untuk melatih mahasiswa menghadapi dunia kerja yang kompetitif sekaligus mendorong kreativitas mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa antusiasme pengunjung sangat tinggi, bahkan produk-produk mahasiswa terjual habis sebelum pukul 14.00 WIB, yang seharusnya menjadi waktu penutupan acara.
Menanggapi kesuksesan kegiatan tersebut, pihak kampus menetapkan bahwa UMKM Corner FEB Uniga Malang akan digelar rutin setiap hari Rabu, sebagai bagian dari program pengembangan kewirausahaan kampus yang berkelanjutan.
Rektor Uniga Malang, Prof. Dr. Ernani Hadiyati, S.E., M.S., turut hadir dan menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata Uniga dalam menyiapkan generasi mandiri dan siap menghadapi tantangan ekonomi. Ini harus terus dilanjutkan,” tegasnya.
Salah satu peserta, Novianti Eka, mahasiswa Jurusan Akuntansi Semester 4, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi dirinya.
“Saya jadi tahu bagaimana menentukan harga jual, mengatur bahan baku, dan berinteraksi dengan pembeli. Semua produk saya habis terjual, bahkan kehabisan stok,” ujarnya antusias.

