Minke.id — Bank Jatim Cabang Gresik kembali menunjukkan komitmennya sebagai motor penggerak ekonomi lokal dengan menyalurkan kredit sebesar Rp1,34 triliun kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga Mei 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata dukungan Bank Jatim terhadap pengembangan sektor UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian di Kabupaten Gresik.
Dana tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan pengembangan usaha di berbagai sektor ekonomi, mulai dari perdagangan, pertanian, hingga industri rumahan.
Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik, Abdullah Basid, menjelaskan bahwa penyaluran kredit ini bukan sekadar strategi bisnis, tetapi bagian dari misi sosial perusahaan.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi mereka agar mampu berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, ribuan pelaku UMKM di Gresik telah merasakan manfaat program pembiayaan ini, termasuk peningkatan kapasitas produksi, perluasan pasar, dan kemampuan untuk bertahan dalam situasi ekonomi yang dinamis.
Tidak hanya fokus pada pembiayaan usaha, Bank Jatim Cabang Gresik juga menjalankan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR). Pada 18 Desember 2024, bank ini menyerahkan tiga unit kendaraan operasional kepada Pemerintah Kabupaten Gresik, yang difungsikan untuk layanan antar-jemput siswa berkebutuhan khusus.
Selain itu, pada Maret 2025, Bank Jatim juga mengadakan program mudik gratis yang memberangkatkan 1.100 warga Gresik ke kampung halaman mereka.
“Kami tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga pada dampak sosial yang bisa kami berikan kepada masyarakat dan lingkungan,” tambah Abdullah Basid.
Dengan penyaluran kredit yang terus meningkat dan inisiatif sosial yang inklusif, Bank Jatim Cabang Gresik berharap dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata.

