Minke.id – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong ekspor UMKM Indonesia ke pasar Jerman. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam pertemuan bilateral dengan State Secretary of the Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) Jerman, Niels Annen, pada Senin (15/9/2025).
Menurut Roro, UMKM menyumbang sekitar 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, sehingga perlu terus didorong agar mampu menembus pasar internasional.
“Kementerian Perdagangan saat ini fokus mendorong UMKM agar bisa ekspor. Salah satu komoditas prioritas adalah kopi, karena peminatnya tinggi di Eropa,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA). Perjanjian ini diharapkan dapat meningkatkan nilai perdagangan bilateral sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap negara tertentu.
Menanggapi hal tersebut, Niels Annen menekankan pentingnya regulasi deforestasi Uni Eropa yang berdampak pada sejumlah komoditas ekspor Indonesia.
“Jerman terbuka untuk berkolaborasi agar produk Indonesia dapat memenuhi regulasi. BMZ juga akan aktif melakukan sosialisasi teknis melalui **Import Promotion Desk (IPD),” ujar Annen.
Annen juga mengumumkan rencana peluncuran German Desk di Jakarta, yang akan menjadi jembatan penghubung pelaku usaha Indonesia dan Jerman, sekaligus mempermudah kerja sama perdagangan.
Kemendag mencatat, total perdagangan Indonesia–Jerman pada 2024 mencapai USD 6,2 miliar. Dari jumlah tersebut, ekspor Indonesia sebesar USD 2,4 miliar, sementara impor mencapai USD 3,8 miliar.
Produk ekspor utama Indonesia ke Jerman meliputi mesin percetakan, tembaga, alas kaki kulit, tekstil, dan kopi.
Sedangkan produk impor dari Jerman didominasi, otomotif, obat-obatan, sirkuit elektronik, mesin dan produk kimia.
BMZ menegaskan bahwa prinsip perdagangan berkelanjutan tetap menjadi pilar penting dalam hubungan bilateral. Annen mencontohkan kerja sama yang sudah berjalan antara Jerman dan Bappenas melalui Forum on Sustainable Palm Oil.

