Minke.id – Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Malang merasakan manfaat langsung dari kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di kawasan pertokoan Jalan Raya Bululawang, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi ajang promosi dan penjualan produk lokal bagi pelaku UMKM.
Salah satu pelaku UMKM, Musliana dari Feby Catering, mengaku bersyukur dapat ikut serta dalam kegiatan yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
“Kami berterima kasih kepada Pemprov Jatim karena melalui pasar murah seperti ini, usaha kecil seperti kami bisa lebih dikenal masyarakat. Ini sangat membantu untuk menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Musliana.
Menurutnya, pasar murah menjadi sarana promosi yang efektif, terutama bagi UMKM kuliner yang biasanya hanya melayani pesanan di wilayah terbatas. Partisipasi dalam kegiatan seperti ini membuat pelaku usaha kecil lebih percaya diri dan mampu memperluas jaringan konsumen.
Dalam kegiatan pasar murah ini, masyarakat dapat membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar, seperti telur ayam Rp22 ribu per kilogram (harga pasar Rp30 ribu), beras SPHP Rp55 ribu per lima kilogram, gula ID Food Rp14 ribu per kilogram, dan minyak goreng Minyak Kita Rp13 ribu per liter.
Selain produk sembako, berbagai produk olahan lokal dan hasil UMKM turut dipasarkan. Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean warga yang datang sejak pagi untuk mendapatkan harga terbaik sekaligus mendukung produk lokal.
Pasar murah ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah digelar secara rutin selama enam tahun terakhir di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.
Setiap pelaksanaan pasar murah melibatkan pelaku UMKM, BUMD, serta pelaku usaha pangan nasional, guna menjaga stabilitas harga bahan pokok dan meningkatkan daya beli masyarakat.
“Pasar murah bukan hanya menjaga stabilitas harga, tapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal. Manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan pelaku usaha kecil,” ujar Gubernur Khofifah dalam sambutannya.
Melalui kegiatan seperti pasar murah di Bululawang, Pemprov Jatim berupaya memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan hingga ke lapisan masyarakat bawah, sekaligus memberi ruang bagi UMKM lokal untuk tumbuh dan bersaing.
Antusiasme warga dan pelaku usaha di Bululawang menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mampu menciptakan efek ekonomi yang positif dan berkelanjutan.

