Minke.id – Junior Chamber International (JCI) East Java resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Surabaya untuk memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dua organisasi kewirausahaan muda untuk memperluas kolaborasi bisnis dan memperkuat ekosistem wirausaha di Kota Surabaya.
Local President JCI East Java, Andrew Hartono, menjelaskan bahwa kerja sama ini diharapkan memberi dampak positif bagi pelaku UMKM agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
“UMKM ini sangat penting karena mereka salah satu penggerak ekonomi yang paling utama. Ketika mereka mulai bergerak dan bertumbuh, uang pun mulai berputar di dalam kota ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Jumat (31/10/2025).
Andrew menambahkan, MoU tersebut menjadi langkah awal mempererat hubungan antara dua organisasi besar yang berfokus pada pengembangan kewirausahaan muda.
“Kesepakatan ini memperbesar hubungan antarorganisasi, yang tentu akan menguntungkan Kota Surabaya, anggota kami, dan juga HIPMI,” katanya.
Menurut Andrew, JCI East Java akan menjadikan pengembangan UMKM sebagai fokus utama program kerja selama 10 tahun ke depan, sejalan dengan arah kebijakan HIPMI Surabaya dalam memperkuat daya saing usaha mikro dan menengah.
Sebagai tindak lanjut kerja sama, JCI East Java akan menggelar peringatan satu dekade JCI East Java pada November 2025 di Balai Kota Surabaya, yang akan dirangkai dengan JCI East Java Business Forum 2025.
Selain itu, pada bulan Desember mendatang, JCI juga akan mengadakan company visit ke pabrik salah satu anggota JCI bersama sejumlah anggota HIPMI Surabaya sebagai bagian dari program pertukaran pengalaman dan penguatan jejaring bisnis.
Tak hanya di tingkat lokal, JCI East Java juga memperluas kolaborasi internasional melalui program sister chapter bersama JCI South Key (Malaysia) dan JCI Nagoya (Jepang).
Sementara itu, Ketua HIPMI Surabaya Benny Setiawan Santoso menegaskan bahwa kerja sama antara HIPMI dan JCI East Java tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, tetapi juga akan menyentuh pengembangan pariwisata dan sport tourism di Kota Pahlawan.
“Kami akan meningkatkan kolaborasi di bidang pariwisata seperti wisata olahraga. Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan adalah lomba sepak bola bersama JCI East Java dan organisasi lainnya,” ungkap Benny.
Selain itu, HIPMI Surabaya juga tengah menjalin kemitraan dengan sejumlah kota di Afrika Selatan dan Korea Selatan melalui program sister city Surabaya.
“Kami berencana mengajak JCI East Java untuk melakukan kunjungan ke kota-kota tersebut guna mempelajari potensi pengembangan bisnis bersama,” tambahnya.
Kolaborasi antara JCI East Java dan HIPMI Surabaya diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem wirausaha yang solid, inovatif, dan berdaya saing tinggi di Surabaya.
Sinergi ini juga diharapkan mempercepat pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai kota bisnis dan wirausaha muda terdepan di Indonesia Timur.

