Minke.id – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menyerap aspirasi masyarakat yang menghadapi kendala akses permodalan untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan dalam kegiatan reses di Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Minggu (23/11/2025) malam.
Menurut Yordan, isu utama yang disampaikan warga adalah sulitnya memperoleh modal usaha. “Dari reses ini kita dapatkan permasalahan masyarakat. Yang pertama terkait kesulitan modal untuk pengembangan usaha. Kami sudah arahkan, karena Surabaya memiliki Bank Surya Artha Utama dengan produk Puspita (Pinjaman UMKM Surabaya Pasti Tangguh) serta Sikumis yang nilainya lebih besar,” jelasnya, Senin (24/11/2025).
Yordan, yang juga Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jatim, menegaskan komitmennya untuk mendampingi warga yang ingin mengajukan kredit permodalan ke bank milik Pemerintah Kota Surabaya tersebut.
“Kami akan membantu jika ada masyarakat yang betul-betul ingin meminjam untuk mengembangkan UMKM-nya,” tegasnya.
Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu menyoroti peran penting UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Ia mengapresiasi Pemkot Surabaya yang menyediakan akses kredit berbunga rendah sehingga pelaku usaha dapat berkembang lebih cepat.
“UMKM adalah sektor yang menunjang perekonomian bangsa. Dengan UMKM yang kuat, pertumbuhan ekonomi dapat berjalan maksimal. Harapannya UMKM di Surabaya dapat naik kelas,” ujarnya.
Langkah ini disebutnya sebagai bagian penting dari upaya memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil agar dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing.
Selain permodalan UMKM, warga juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan Balai RT dan RW yang terdampak pembangunan U Ditch saluran air. Menanggapi kebutuhan tersebut, Yordan memberikan dukungan dana sebesar Rp2.500.000 untuk membantu penyelesaian pembangunan ulang fasilitas warga.
“Untuk perbaikan Balai RT dan Balai RW yang kemarin dibangun ulang karena terkena pembangunan saluran, kami memberikan bantuan dana Rp2.500.000,” jelasnya.
Melalui reses ini, Yordan menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung penguatan UMKM, mulai dari akses permodalan hingga penyediaan fasilitas publik yang memadai. Ia berharap kolaborasi antara pemangku kebijakan dan masyarakat dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis usaha kecil di Kota Surabaya.

