Minke.id – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Madiun resmi digelar di Pendopo Muda Graha, Kamis (4/12/2025). Agenda lima tahunan ini dihadiri oleh Bupati Madiun, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, jajaran Forkopimda, serta ratusan anggota koperasi dan pemangku kepentingan dari berbagai sektor.
Forum Musda tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan visi penguatan koperasi di Kabupaten Madiun. Para peserta sepakat memperluas sinergi antara koperasi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama dalam mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) serta peningkatan akses pembiayaan inklusif bagi UMKM lokal. Langkah ini dipandang strategis mengingat dinamika ekonomi kerakyatan semakin kompetitif.
Dalam Musda tersebut, Sarwana resmi ditetapkan sebagai Ketua Dekopinda Kabupaten Madiun periode 2025–2030 melalui aklamasi. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa energi segar dan mendorong percepatan penguatan gerakan koperasi di tingkat daerah.
Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musda dan mengapresiasi soliditas gerakan koperasi di daerah. Ia menegaskan bahwa koperasi terbukti menjadi pilar ekonomi rakyat yang mampu bertahan bahkan saat pandemi Covid-19 menghantam perekonomian nasional.
“Koperasi itu soko guru ekonomi rakyat. Kami berharap kepengurusan baru ini melahirkan program yang realistis, inovatif, dan sinergis dengan pemerintah,” ujarnya.
Hari menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun untuk terus mendukung upaya penyegaran dan revitalisasi koperasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Ketua terpilih, Sarwana, menyampaikan bahwa Dekopinda Kabupaten Madiun berkomitmen memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah. Ia menilai program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki potensi besar untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi di era digital.
“Kami akan mengawal KDMP agar menjadi koperasi yang sehat, adaptif, dan benar-benar memberi nilai tambah bagi anggota,” ungkapnya.
Sarwana menambahkan bahwa tantangan koperasi ke depan menuntut inovasi, digitalisasi, dan tata kelola yang lebih profesional agar mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi global.
Musda Dekopinda Kabupaten Madiun 2025 ini diharapkan menjadi akselerator transformasi gerakan koperasi dan UMKM. Dengan kepemimpinan baru, sinergi yang lebih kuat, serta dukungan pemerintah, koperasi di Kabupaten Madiun diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang lebih solid, inklusif, dan berdaya saing.

